27 Desa di 6 Kecamatan Donggala Sulteng Terdampak Banjir dan Longsor

3 hours ago 2

Makassar, CNN Indonesia --

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat sebanyak 27 desa yang berada di dua kelurahan dan enam kecamatan di Kabupaten Donggala terdampak banjir dan longsor.

Bencana hidrometeorologi itu terjadi setelah Donggala dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak Minggu (11/1) kemarin.

"Banjir dan longsor di Kabupaten Donggala tercatat ada 6 kecamatan dan 27 desa serta dua kelurahan terdampak," kata Plt Kepala BPBD Sulteng, Asbudianto, Selasa (13/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat banjir tersebut, kata Asbudianto, beberapa titik sempat terisolir akibat jembatan penghubung antar desa terputus.

"Dua jembatan gantung yang menjadi urat nadi penghubung antar desa dilaporkan putus total, di jalur Labuan Lumbubaka-Labuan Toposo serta akses Sumari-Kumbasa. Kemudian tiang listrik yang tumbang dan rusaknya sarana air bersih turut mengganggu aktivitas warga," ungkapnya.

Asbudianto menuturkan tim BPBD saat ini fokus pemulihan akses jalan dan mendirikan pos kesehatan untuk warga terdampak banjir dan longsor.

"[Selasa] hari ini banjir mulai surut, tapi ancaman belum sepenuhnya hilang, karena di Kecamatan Banawa Tengah, Desa Limboro tanggul sungai sepanjang 20 meter rusak dan mengancam keselamatan warga sekitar jika turun hujan," katanya.

(mir/kid)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |