REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Hubungan militer Amerika Serikat (AS) dan Arab Saudi dilaporkan sempat mengalami ketegangan serius di tengah perang antara AS-Israel melawan Iran. Pemerintahan Presiden Donald Trump bahkan disebut mengancam akan menangguhkan pengiriman sistem persenjataan pertahanan penting kepada Riyadh setelah kerajaan itu menolak mendukung operasi militer besar Washington.
Laporan tersebut diungkap The Wall Street Journal (WSJ) pada Selasa, mengutip sejumlah pejabat AS dan negara Arab yang mengetahui persoalan tersebut.
Menurut laporan itu, perselisihan bermula dari operasi militer AS yang diberi nama Project Freedom. Operasi tersebut diluncurkan Washington untuk membuka kembali Selat Hormuz setelah Iran mengganggu jalur pelayaran komersial menyusul agresi militer AS dan Israel terhadap negara itu.
WSJ melaporkan lebih dari 100 pesawat militer AS mulai lepas landas dari pangkalan dan kapal perang di kawasan Timur Tengah. Namun, operasi tersebut mendadak terhenti setelah Arab Saudi menolak memberikan akses penggunaan pangkalan militer dan wilayah udaranya kepada pasukan AS.
Media itu menyebut insiden tersebut sebagai salah satu krisis paling serius dalam hubungan militer AS dan Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut laporan tersebut, Trump meluncurkan Project Freedom pada awal Mei dan menyebutnya sebagai upaya melindungi pelayaran internasional di Selat Hormuz. Tak lama setelah diumumkan, kapal perang AS memasuki Teluk Persia, sementara jet tempur, helikopter, pesawat nirawak, dan sistem bawah laut dikerahkan untuk mengawal kapal-kapal dagang.
Namun, Arab Saudi memandang operasi tersebut berpotensi memperburuk konflik.
"Saudi, yang pangkalan militer dan wilayah udaranya dibutuhkan AS, khawatir operasi itu justru akan memprovokasi Iran," tulis WSJ.
Setelah berkonsultasi dengan para penasihatnya, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman disebut menyampaikan langsung kepada Trump bahwa operasi tersebut hanya akan meningkatkan ketegangan dengan Iran dan sebaiknya dipertimbangkan kembali.
Di saat operasi berlangsung, Iran melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak yang menyasar jalur pelayaran komersial, armada laut AS, serta pusat transit minyak Uni Emirat Arab.
Penolakan Riyadh memberikan akses kepada militer AS akhirnya memaksa Washington menghentikan Project Freedom.
Trump Ancam Tahan Pengiriman Senjata...

3 hours ago
5

















































