Bobby Nasution Wujudkan Impian Gedung Sekolah Permanen di Nias Utara

3 hours ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, NIAS UTARA, – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mewujudkan impian para siswa untuk memiliki gedung sekolah permanen di SMP Negeri 4 Sitolu Ori, Kabupaten Nias Utara, Kepulauan Nias. Bantuan pembangunan dari Pemerintah Provinsi Sumut ini menjadi jawaban atas harapan yang telah dinantikan sejak sekolah tersebut berdiri pada tahun 2024.

Gubernur Bobby Nasution menyapa para siswa di setiap kelas dan meninjau langsung progres pembangunan gedung baru permanen di sekolah tersebut pada Kamis. Pembangunan yang direncanakan meliputi tiga ruang kelas lengkap dengan perabotannya.

Selain ruang kelas, kompleks gedung baru ini juga akan dilengkapi satu ruang administrasi yang terdiri atas ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang tata usaha, dan ruang tamu. Fasilitas sanitasi berupa toilet laki-laki, perempuan, dan toilet difabel juga menjadi bagian dari proyek pembangunan ini.

Kondisi Sekolah Sebelumnya

Electra Stefani, siswi Kelas IX SMP Negeri 4 Sitolu Ori, menceritakan bahwa sejak mulai beroperasi, kegiatan belajar mengajar dilakukan di bangunan berdinding papan dan beratapkan seng. Kondisi ini membuat lingkungan sekolah menjadi kurang nyaman, terutama saat musim hujan.

"Contohnya, saat musim hujan. Kami agak kurang nyaman karena situasi lingkungan agak becek, dan tentunya pasti ada nyamuk yang mengganggu saat kami belajar di kelas," ujar Electra. Ia mengaku sangat bahagia mengetahui sekolahnya akan segera memiliki gedung permanen dan menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Bobby Nasution atas perhatian yang diberikan.

"Bapak Gubernur, terima kasih atas perhatian bapak di sekolah kami ini. Semoga ke depannya Bapak Gubernur bertambah rezeki, dan bijaksana untuk memimpin Sumut ini,” ungkap Electra penuh haru.

Apresiasi dan Harapan Pihak Sekolah

Kepala SMP Negeri 4 Sitolu Ori, Teti Gea, mengapresiasi bantuan pembangunan tersebut. Ia menilai dukungan yang diberikan Gubernur Sumut Bobby Nasution merupakan bukti nyata komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Utara. Saat ini, sekolah tersebut memiliki total 45 siswa, yang terdiri dari 16 siswa Kelas VII, 11 siswa Kelas VIII, dan 18 siswa Kelas IX.

"Kami ucapkan terima kasih, semoga fasilitas yang lain ke depan juga dapat dibantu," kata Teti. Pihaknya berharap pemerintah juga dapat membantu pembangunan laboratorium, perpustakaan, serta akses jalan menuju sekolah. Keberadaan jalan yang memadai dinilai sangat penting karena sebagian siswa harus berjalan kaki cukup jauh setiap hari.

"Jadi kami juga mau akses jalan itu, bisa dibangun segera. Anak-anak di sini, ada yang jalan kaki dua sampai lima kilometer. Ada yang berangkat jam 06.00 pagi, mereka jalan kaki,” ujar Teti lagi, menekankan tantangan yang dihadapi para siswa setiap harinya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |