Fundamental Terjaga, Bank Woori Saudara Optimis Dorong Kinerja 2026

6 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (BWS) menggelar Public Expose Tahunan yang digelar di Jakarta pada Selasa, (26/5/2026). Manajemen BWS menyampaikan bahwa Perseroan akan terus menjaga fundamental bisnis di tengah dinamika industri perbankan dan kondisi ekonomi yang masih menantang.

Untuk diketahui, sepanjang 2025, BWS tetap berfokus pada penguatan kualitas aset, pengelolaan risiko secara prudent, serta optimalisasi struktur pendanaan untuk mendukung keberlanjutan bisnis.

Pada kinerja keuangan tahun buku 2025, total aset BWS tercatat sebesar Rp56,88 triliun, relatif stabil dibandingkan Rp56,91 triliun pada akhir 2024. Sementara itu, total ekuitas Perseroan berada di level Rp10,62 triliun, mencerminkan struktur permodalan yang tetap mendukung aktivitas bisnis dan pengembangan layanan ke depan.

Dari sisi intermediasi, BWS mencatat pinjaman yang diberikan secara bruto sebesar Rp43,41 triliun pada akhir 2025. Posisi tersebut menunjukkan bahwa Perseroan tetap menjalankan fungsi intermediasi perbankan secara selektif, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit.

Dana Pihak Ketiga (DPK) BWS meningkat menjadi Rp34,06 triliun pada akhir 2025, dibandingkan Rp31,94 triliun pada akhir 2024. Pertumbuhan DPK tersebut mencerminkan kepercayaan nasabah terhadap BWS yang tetap terjaga.

Manajemen menyampaikan capaian tersebut menjadi fondasi penting bagi BWS untuk terus memperkuat bisnis secara berkelanjutan. Perseroan akan melanjutkan strategi bisnis yang prudent, memperkuat kualitas portofolio, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan layanan kepada nasabah.

Sebagai bagian dari Woori Financial Group melalui Woori Bank Korea, BWS juga memperoleh dukungan strategis dari induk usaha. Dukungan tersebut memperkuat kapabilitas Perseroan dari sisi permodalan, tata kelola, manajemen risiko, teknologi, serta pengembangan bisnis ke depan.

"BWS tetap berfokus pada penguatan fundamental jangka panjang melalui penerapan prinsip kehati-hatian, pengelolaan risiko yang terukur, serta optimalisasi layanan kepada nasabah. Dengan dukungan induk usaha dan basis bisnis yang tetap terjaga, Perseroan optimistis dapat terus memperkuat perannya dalam industri perbankan nasional," ujar Manajemen.

(dpu/dpu)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |