Jakarta, CNBC Indonesia - Situasi mencekam melanda pusat kota Bakersfield, California, Amerika Serikat (AS). Ini setelah seorang pria bersenjata yang diduga membawa bom membarikade diri di dalam gedung bank multinasional JPMorgan Chase dengan menyandera sejumlah orang yang belum diketahui pasti jumlahnya.
Insiden penyanderaan yang sedang berlangsung ini terjadi di gedung Chase Bank yang terletak di dekat kawasan Chester Avenue dan 17th Street pada Selasa waktu setempat. Pihak kepolisian segera merespons dan mengerahkan personel ke kantor cabang pusat kota tersebut setelah menerima laporan adanya ancaman bom pada sekitar pukul 13.00 siang waktu lokal.
Mengutip laporan RT, sekitar belasan mobil polisi, kendaraan taktis, beserta tim penyelamat darurat langsung mengepung dan memadati lokasi kejadian demi mengamankan area. Akibat situasi darurat tersebut, beberapa gedung fasilitas kota di sekitarnya terpaksa ditutup total atau mengalami penguncian wilayah (lockdown) secara ketat, termasuk di antaranya Gedung Balai Kota Utara, Balai Kota Selatan, Gedung Layanan Pembangunan, hingga Markas Besar Kepolisian Bakersfield.
Drama penyanderaan dilaporkan berlangsung selama lima jam lebih. Hingga berita diturunkan, tim negosiator kepolisian baru berhasil mengamankan pembebasan dua orang sandera dalam keadaan selamat.
Namun pihak kepolisian melaporkan bahwa para sandera lain yang masih terperangkap di dalam gedung tersebut berada dalam kondisi kesehatan yang baik. Meskipun otoritas setempat hingga kini belum mengidentifikasi identitas tersangka secara publik maupun merinci jumlah pasti orang yang masih tersisa di dalam bank.
Aparat penegak hukum pun memastikan bahwa seluruh kekuatan penuh telah dikerahkan ke lokasi demi mengamankan situasi. Sersan Eric Celedon dari Departemen Kepolisian Bakersfield menegaskan kesiapan total timnya di lapangan.
"Apa yang dapat saya jamin kepada masyarakat saat ini adalah setiap sumber daya tunggal telah dikerahkan ke lokasi ini - tim SWAT, penjinak bom, tim K9, unit geng, tim drone. Setiap aset tunggal yang kami miliki untuk membawa situasi ini ke penyelesaian yang paling aman ada di luar sana saat ini, bukan hanya karena itulah yang dibutuhkan oleh masyarakat, melainkan karena hal itulah yang layak kalian dapatkan," ujar Celedon, dikutip Rabu (3/6/2026).
Di sisi lain, manajemen institusi keuangan global tersebut juga langsung mengambil tindakan cepat. Juru bicara JPMorgan Chase, Peter Kelley, menyampaikan komitmen perusahaan dalam menghadapi krisis ini.
"Kami sedang bekerja sama dengan aparat penegak hukum. Fokus kami adalah pada keselamatan semua orang yang terlibat," ungkap Kelley.
(tps/sef)
Addsource on Google

3 hours ago
1

















































