Jakarta, CNN Indonesia --
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menyebut tim peserta Liga Indonesia dari Super League, Championship, dan Liga Nusantara terancam kena sunat poin jika jadi berpindah-pindah kandang atau tim musafir musim depan.
Asep mengatakan, setiap tim wajib mendaftarkan stadion sebagai markas sesuai domisili masing-masing. Hal tersebut bersifat wajib kecuali ada keadaan mendesak yang memaksa klub berpindah tempat saat berstatus kandang.
"Iya, dia [tim peserta] harus pulang. Kalau pun tidak bisa, pasti kan ada sanksi. Memulai kompetisi dengan poin minus. Bisa jadi potensi [pengurangan poin] ya," kata Asep setelah konferensi pers Club Licensing Cycle 2025/2026 di Jakarta, Rabu (13/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengurangan poin juga bisa diterapkan jika klub tak mengantongi lisensi atau yang disebut Club Licensing 2025/2026 untuk berkompetisi di musim 2026/2027. Dalam paparannya, hampir seluruh peserta Super League 2025/2026 punya lisensi ini.
Hanya PSBS Biak yang tak mengantonginya sehingga tak sah mengarungi kasta tertinggi untuk musim depan. Kebetulan Laskar Badai Pasifik juga sudah dipastikan degradasi ke Championship untuk musim depan.
"Saya bilang sekali lagi kalau soal ini kan potensi poin karena kan bicara regulasi sudah menyampaikan seperti itu, maka kalau tidak memenuhi yang A, ya ada potensi pengurangan," ujar Asep.
Sedangkan tiga klub yang promosi ke Super League 2026/2027 yakni Garudayaksa FC, Adhyaksa, dan PSS Sleman sudah punya lisensi tampil di kasta tertinggi musim depan. Dengan lisensi ini, mestinya tidak ada lagi persoalan tim musafir jika tak ada kejadian mendesak.
Lebih lanjut, Asep membeberkan penyebab Persija Jakarta tak mendapat pengurangan poin meski menggelar partai kandang di Samarinda kontra Persib Bandung. Ia beralasan, laga tersebut bersifat force majeure untuk digelar di luar Jakarta bahkan berbeda pulau.
"Ya, karena kalau enggak Force Majeure atau situasi memang tak terhindarkan kan tidak mungkin juga di sisa 4 hari kita baru pindah. Jadi itu juga salah satu yang juga fakta di lapangan yang kita hadapi seperti itu," ucapnya.
(ikw/nva)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
1















































