REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK, – Ribuan suporter tim nasional Argentina memadati kawasan Times Square, Manhattan, New York, Amerika Serikat, pada Sabtu sore. Mereka berkumpul untuk memberikan dukungan moral menjelang laga final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.
Mayoritas pendukung Argentina terlihat mengenakan jersei kandang timnas dengan nama Lionel Messi di bagian punggung. Sang kapten tim menjadi ikon utama yang paling dielu-elukan dalam kerumunan tersebut.
Selain jersei, para suporter juga mengibarkan berbagai atribut khas. Bendera Argentina, bendera bergambar legenda Diego Maradona, serta bendera bertuliskan nomor punggung 10 milik Messi berkibar di antara lautan manusia.
Mereka memusatkan kerumunan di sekitar patung George M Cohan yang terletak di sisi utara Times Square. Di lokasi itu, nyanyian dan yel-yel dukungan untuk timnas Argentina dan Lionel Messi terus menggema.
Kerumunan suporter Argentina ini berasal dari berbagai kalangan usia. Para pendukung terlihat berbaur, mulai dari anak-anak hingga orang tua, bahkan beberapa balita tampak berada di antara kerumunan yang antusias.
Di tengah dominasi pendukung Argentina, terselip satu-dua suporter timnas Spanyol yang turut bergabung. Meski demikian, suasana tetap kondusif dan tidak ada gesekan yang terjadi di antara kedua kubu pendukung.
Menjelang petang, gelombang suporter yang berdatangan semakin membesar. Tidak jarang kelompok-kelompok pendukung mendekati pusat keramaian sambil terus menyanyikan yel-yel penyemangat dengan penuh semangat.
Duel Penuh Gengsi di Stadion New York New Jersey
Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Spanyol dijadwalkan berlangsung pada Minggu (19/7) di Stadion New York New Jersey. Laga puncak ini akan dimulai pada pukul 15.00 waktu setempat.
Kedua tim dipastikan tidak ingin mengakhiri turnamen empat tahunan ini dengan tangan hampa. Argentina berambisi meraih trofi juara Piala Dunia keempat mereka setelah sukses pada edisi 1978, 1986, dan 2022.
Di sisi lain, Spanyol datang dengan tekad kuat untuk mengamankan gelar kampiun kedua mereka. Satu-satunya gelar juara dunia yang pernah diraih Tim Matador terjadi pada edisi 2010.
Berdasarkan catatan sejarah, sebelum Piala Dunia 2026, kedua tim baru satu kali bertemu di turnamen ini. Pertemuan tersebut terjadi pada fase grup Piala Dunia 1966 yang berlangsung di Birmingham, Inggris. Pada laga itu, Argentina berhasil menang dengan skor 2-1 melalui dua gol dari Luis Artime, sementara Spanyol hanya mampu memperkecil kedudukan lewat gol Jose Pirri.
Laga puncak ini juga direncanakan akan dihadiri oleh tiga kepala negara dari tuan rumah penyelenggara. Mereka adalah Presiden AS Donald Trump, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, dan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

5 hours ago
9
















































