REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perkembangan industri gaming turut mendorong munculnya berbagai perangkat pendukung yang dirancang untuk menunjang kenyamanan pemain. Selain perangkat utama seperti konsol, komputer, dan ponsel, aksesori sederhana seperti sarung jempol untuk permainan berbasis layar sentuh juga menjadi bagian dari ekosistem gaming.
Sarung jempol gaming umumnya digunakan oleh pemain gim di perangkat layar sentuh untuk membantu menjaga kenyamanan pergerakan jari. Perlengkapan tersebut juga dapat digunakan untuk mengurangi gangguan akibat keringat pada jari ketika bermain dalam waktu tertentu.
Perkembangan produk tersebut salah satunya terlihat dari perjalanan AP King, merek aksesori gaming yang mulai hadir pada 2024. Produk sarung jempol yang dikembangkan merek tersebut telah melalui beberapa generasi, mulai dari V1 hingga V4.
Owner AP King Andra ST mengatakan pengembangan produk dilakukan dengan mempertimbangkan perbedaan kebiasaan dan preferensi para pemain. Menurut dia, pengalaman pengguna menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan perubahan pada setiap generasi.
“Setiap gamer punya kebiasaan dan preferensi yang berbeda. Ada yang lebih nyaman dengan bahan tipis, ada juga yang suka bahan lebih tebal. Jadi dari situ kami mencoba melihat apa yang bisa dikembangkan dari produk sebelumnya,” ujar Andra, dikutip dari siaran pers, Jumat (14/8/2026).
Pada generasi pertama atau V1, produk diperkenalkan dengan beberapa pilihan warna. Generasi tersebut sekaligus menjadi tahap awal untuk mendapatkan masukan dari pengguna mengenai karakter produk yang mereka butuhkan.
Masukan tersebut kemudian menjadi salah satu dasar pengembangan generasi berikutnya. Pada V2, misalnya, pilihan produk diperluas dengan karakter material, ketebalan, jahitan, dan tingkat kelicinan yang berbeda.
Perbedaan karakter material tersebut ditujukan untuk mengakomodasi preferensi pemain. Sebagian pengguna cenderung memilih material yang lebih tipis dan ringan, sementara lainnya lebih menyukai bahan yang terasa lebih tebal.
Aspek pergerakan jari juga menjadi perhatian. Tingkat kelicinan material dapat memengaruhi sensasi ketika jempol bergerak di atas layar, terutama pada permainan yang membutuhkan gerakan cepat dan berulang.
“Kadang hal-hal kecil justru terasa ketika sedang bermain. Misalnya jari berkeringat atau pergerakan terasa kurang nyaman. Dari pengalaman seperti itu kami jadi tahu bahwa setiap pengguna bisa mempunyai kebutuhan yang berbeda,” kata Andra.
Pengembangan kemudian berlanjut pada V3. Selain melakukan perubahan pada produk, pengembangan pada tahap ini juga mencakup kemasan dan elemen pendukung. Salah satunya penggunaan kemasan berbahan kertas sebagai pengganti kemasan plastik.
Pada sisi produk, generasi tersebut juga memperkenalkan fitur anti-slip pada bagian dalam sarung jempol. Fitur tersebut dirancang untuk membantu menjaga posisi sarung jempol ketika digunakan dalam permainan yang membutuhkan pergerakan cepat.
Sementara itu, generasi V4 dikembangkan melalui kolaborasi dengan kreator Omped Visual. Kolaborasi tersebut menghadirkan eksplorasi desain dan material yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya.
Menurut Andra, perjalanan pengembangan dari V1 hingga V4 menunjukkan bahwa kebutuhan pemain tidak selalu seragam. Karena itu, pengembangan aksesori gaming tidak hanya berkaitan dengan tampilan, tetapi juga karakter material dan pengalaman ketika digunakan.
“Kalau melihat perjalanan dari V1 sampai sekarang, yang paling terasa adalah bagaimana kami belajar dari proses. Tidak semua orang punya selera yang sama, jadi kami mencoba memberikan pilihan yang lebih beragam,” tuturnya.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa perkembangan ekosistem gaming turut menciptakan kebutuhan terhadap berbagai produk pendukung. Bagi pemain yang menggunakan perangkat layar sentuh, kenyamanan jari dapat menjadi salah satu faktor yang diperhatikan, terutama ketika bermain dalam durasi panjang.
Di tengah berkembangnya komunitas gaming dan semakin beragamnya gaya bermain, aksesori pendukung pun terus mengalami pengembangan. Perubahan tersebut dapat mencakup material, desain, fitur, hingga aspek kenyamanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

3 hours ago
4











































