Jakarta, CNN Indonesia --
Banjir yang merendam Kabupaten Pati, Jawa Tengah semakin parah usai Sunga Silugonggo meluap. Banjir bahkan mencapai ketinggian 1 meter.
Berdasarkan laporan detikJateng, genangan banjir merendam pemukiman warga Dukuh Ngantru, Desa Mustokoharjo pukul 17.00 WIB. Pemukiman ini berada tepat di pinggir Sungai Silugonggo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketinggian banjir mencapai 1 meter dan membuat kendaraan warga tidak bisa melintas. Sebagai solusi, warga pun menggunakan perahu untuk beraktivitas.
Salah satunya adalah Sriyatun, yang bersama suaminya menggunakan perahu dari rumah menuju tepi jalan yang tidak terendam banjir. Mereka menggunakan perahu untuk mencari makan.
"Sejak lima hari ini kebanjiran, aktivitas ini, ya, lumpuh, [beraktivitas] menggunakan perahu. Di rumah itu sampai 75 sentimeter, kalau di pekarangan bisa 1 meter," ujar Sriyatun, Jumat (16/1).
Sriyatun memilih bertahan di rumahnya, alih-alih mengungsi. Ia dan keluarganya menempati bagian dapur yang belum terendam banjir.
Perahu ia gunakan untuk menuju tempat parkiran motor yang sebelumnya sudah diamankan di area aman.
"Ini aktivitas keluar misalnya cari makan, mau beri makan lele, kendaraan diparkir yang aman di masjid. Gratis [parkir] di sana," ujar dia.
Bupati Pati Sudewo mengatakan, banjir kali ini merendam 9 ribu rumah di 112 desa dalam 7 kecamatan. Banjir terjadi karena curah hujan tinggi yang menyebabkan aliran Sungai Silugonggo meluap.
Sudewo memastikan warga yang terdampak banjir akan mendapatkan bantuan.
"Kami memberikan bantuan logistik untuk korban banjir," ujarnya.
(asr)

3 hours ago
2












































