BEI Angkat Suara usai IHSG 'All Time High' Tembus 9.000

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara soal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tembus 9.032 sekaligus memecahkan rekor 'all-time-high' (ATH) pada perdagangan Rabu (14/1).

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan capaian itu merupakan cerminan semakin kuatnya kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional pada 2026.

"Dukungan kebijakan Pemerintah Republik Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi turut berperan penting dalam menciptakan sentimen positif yang konsisten di pasar. Sinergi yang kuat antara BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya, yakni PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia serta PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, serta seluruh pemangku kepentingan, turut mendorong penguatan ekosistem pasar modal Indonesia sehingga mampu menghasilkan berbagai pencapaian," ujar Kautsar dalam keterangan tertulis, Rabu (14/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepanjang 2025, sambungnya, pasar modal Indonesia mencatatkan berbagai rekor tertinggi, antara lain jumlah investor yang mencapai 20,3 juta, pencatatan 26 saham baru dengan total dana yang dihimpun melalui Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp18,1 triliun dengan enam di antaranya merupakan Lighthouse IPO.

Aktivitas perdagangan pada 2025 juga menunjukkan tren yang kuat, dengan IHSG ditutup menguat 22,10 persen pada level 8.644,26 pada 29 Desember dan mencatatkan 24 kali rekor ATH.

Kautsar mengatakan pencapaian tersebut menegaskan posisi pasar modal Indonesia yang semakin resilien dan berdaya saing global, sekaligus memperkuat peran BEI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

"BEI bersama SRO dan seluruh pemangku kepentingan serta dengan dukungan OJK berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur pasar modal, serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, guna mendukung pertumbuhan pasar modal yang berkelanjutan dan inklusif," katanya.

Hari ini, IHSG mencetak 'all time high' di level 9.049 pada perdagangan Rabu (14/1). Indeks kemudian ditutup di level 9.032.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp29,29 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 64,37 miliar saham.

Pada penutupan kali ini, 440 saham menguat, 240 terkoreksi, dan 128 stagnan.

Terpantau, 10 dari 11 indeks sektoral menguat, dipimpin oleh sektor barang konsumen non primer yang naik 3,08 persen. Hanya sektor barang konsumen primer yang minus 0,08 persen.

[Gambas:Video CNN]

(fby/sfr)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |