CNN Indonesia
Rabu, 14 Jan 2026 18:30 WIB
Salah satu sudut kota Kobe di Jepang yang indah. (AFP PHOTO / Martin BUREAU)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sekarang para pelancong Muslim bisa lebih tenang berlibur di banyak negara Asia, karena sudah banyak kota-kota yang ramah Muslim meski bukan berada di negara Islam.
Negara-negara di Asia kini punya lebih banyak pilihan kota yang ramah Muslim dan kemudahan daripada sebelumnya, mengingat pelancong Muslim angkanya tergolong tinggi.
Indeks ramah Muslim atau 'halal' ini mengacu pada data perjalanan Wego, menyoroti kota-kota Asia yang bisa dijelajahi pelancong Muslim dengan nyaman dan terpercaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekomendasi kota ini dinilai dari beberapa faktor, termasuk kenyamanan makanan halal, kepercayaan sertifikasi, variasi halal, akses ibadah, tempat menginap ramah Muslim, hingga pilihan hiburan tanpa alkohol.
Berikut ini rekomendasi 10 kota ramah Muslim di negara Asia, cocok untuk mencari liburan bergaya 'halal', seperti dilansir Asia One.
1. Kobe, Jepang
Meskipun Tokyo dan Osaka menjadi kota paling disorot di Jepang, tetapi Kobe punya tempat khusus di hati pelancong Muslim. Kota ini rumah situs bersejarah masjid pertama di Jepang, yang dibangun pada tahun 1935.
Kamu bisa berkunjung ke Masjid Kobe di jantung kota, untuk berdoa di struktur Islam tertua yang masih ada di Jepang. Kobe juga punya restoran kelas atas, Misono, yang menyajikan Daging Sapi Kobe Halal terverifikasi.
Jangan lupa cobain naik Kereta Gantung Shin-Kobe dan meluncur ke Kebun Herba Nunobiki, selama perjalanan akan disuguhkan dengan pemandangan teluk yang indah. Malam harinya bisa jalan-jalan di sekitar Harborland yang menerangi pelabuhan.
2. Busan, Korea Selatan
Busan adalah salah satu wilayah eksotis di Korsel, khususnya area di sekitar BIFF Square dan Pasar Jagalchi yang menawarkan pengalaman menarik bagi para pelancong.
Menariknya, destinasi halal Busan sangat terkonsentrasi di satu zona. Di sini, kamu bisa menemukan Masjid Al-Fatah dan sekelompok restoran Korea yang ramah bagi turis Muslim.
Apa yang tidak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke Busan? Pasar Ikan Jagalchi, untuk melihat hasil tangkapan laut yang segar hari itu. Bisa juga ke Pantai Haeundae dan menikmati suasana tepi laut Korea. Kalau ingin icip kuliner, boleh ke Samarkand dan nikmati mie halal dengan pangsit yang lezat.
3. Kaohsiung, Taiwan
Kaohsiung telah berubah dari pusat industri menjadi ibu kota kreatif Taiwan. Di sana, ada Pier-2 Art Center, sebuah kompleks bebas alkohol yang luas yang digunakan kembali sebagai pasar kreatif di tepi laut.
Kamu juga bisa ke Masjid Kaohsiung. Selain itu, ada beragam pilihan makanan laut dan mie daging sapi bersertifikat di mal dan pasar malam yang ada di dekat pusat wisata.
Kamu bisa coba kuliner di Chen Lili, nikmati mie daging sapi bersertifikat halal. Sore harinya, pergi ke Pulau Cijin untuk lihat matahari terbenam sambil makan makanan laut segar (cari stiker "Muslim Friendly").
4. Chengdu, China
Meskipun Chengdu paling terkenal karena panda, tetapi ini juga merupakan pusat bersejarah bagi komunitas Muslim Hui. Laju kehidupan di Chengdu yang lambat membuatnya ideal untuk perjalanan liburan santai dan tenang.
Di area barat Lapangan Tianfu, terdapat Masjid Huangcheng yang bersejarah, ini juga markas besar Asosiasi Islam di Sichuan. Bagi pecinta pedas, jangan lupa mampir dan cobain masakan di Sichuan yang otentik, mulai dari Ma Po Tofu hingga hotpot.
Jangan lewatkan Pangkalan Penelitian Pemuliaan Panda Raksasa, disarankan pergi pagi-pagi sekali untuk melihat keaktifan panda yang gemas. Pilihan lain di sore hari, bisa ke taman untuk minum teh dan menonton penduduk setempat berlatih Tai Chi.
5. Manila, Filipina
Filipina adalah negara yang mayoritas penduduknya menganut agama Katolik. Ibu kota Manila justru baru-baru ini diakui sebagai "Tujuan Ramah Muslim yang Muncul Tahun Ini", yang terlihat dari antusiasme dalam menyambut para pelancong Muslim.
Di Distrik Quiapo, terdapat Masjid Emas dan kawasan Muslim, dengan penuh kemeriahan dan kuliner otentik yang berlimpah. Sementara itu, di distrik modern seperti Ermita, ada banyak hotel dan restoran yang mendapatkan akreditasi halal dari Departemen Pariwisata.
Rekomendasi wisata ketika berkunjung ke Manila adalah Benteng Santiago, untuk berjalan-jalan sambil belajar sejarah. Ketika masuk waktu sholat, segera menuju Masjid Emas (Masjid Al-Dahab) di Quiapo.
Kalau ingin kulineran, coba datangi Restoran Dulang di Ermita dan cicipi hidangan Tausug yang otentik, seperti Tiula Itum. Sore harinya, bisa berantai di Manila Baywalk sambuil lihat matahari terbenam.

2 hours ago
1

















































