CNN Indonesia
Sabtu, 17 Jan 2026 16:00 WIB
Ilustrasi. Harus tahu batasan saat membaca buku yang memicu rasa traumatik. (iStock/M Stock)
Jakarta, CNN Indonesia --
Ramainya pengakuan pembaca yang menangis hingga merasa mentally drained setelah membaca buku memoar Broken Strings karya Aurelie Moeremans menjadi perbincangan luas di media sosial.
Psikolog klinis Pingkan Rumondor menjelaskan, respons emosional tersebut bukan muncul tanpa sebab. Memoar dengan konten eksplisit bekerja sangat dekat dengan pengalaman batin pembacanya.
Menurut Pingkan, salah satu alasan utama pembaca merasa terkuras secara mental adalah karena cerita dalam memoar kerap menjadi cerminan pengalaman hidup mereka sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika kita membaca memoar dengan explicit content, kita bisa terpicu karena cerita yang digambarkan itu sebenarnya menjadi cerminan mengenai apa yang pernah kita alami," ujar Pingkan saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (14/1).
Dia menjelaskan, pengalaman seperti ketidakstabilan finansial, pelecehan, kekerasan seksual, hingga manipulasi emosional dapat kembali muncul ke permukaan ketika pembaca menemukan kemiripan dengan kisah yang dibaca. Ingatan lama pun ikut aktif, meski pembaca tidak selalu menyadarinya sejak awal.
"Orang dengan pengalaman tidak menyenangkan waktu masih kecil, seperti kondisi finansial yang tidak stabil, pelecehan, manipulasi, hingga pemerkosaan, membuat seseorang menjadi lebih sensitif terhadap stres," katanya.
Karena itu, Pingkan mengingatkan pembaca untuk lebih berhati-hati jika menyadari memiliki riwayat pengalaman yang serupa dengan isi cerita dalam buku.
Kelelahan emosional, lanjutnya, tidak hanya dialami oleh mereka yang memiliki trauma serupa. Manusia secara alami memiliki kemampuan empati yang membuat pembaca ikut merasakan emosi tokoh dalam cerita.
"Terlepas kita punya pengalaman yang mirip atau tidak dengan cerita memoar, sebagai manusia kita punya rasa empati. Bahkan di otak ada neuron yang gunanya membantu kita membaca emosi orang," jelasnya.
Saat pembaca benar-benar berempati, emosi seperti sedih, kecewa, hingga perasaan berat bisa ikut dirasakan, meskipun tidak memiliki pengalaman traumatis yang sama.
Perbedaan triggered dan re-traumatized
Pingkan membedakan respons emosional tersebut ke dalam dua kondisi, yakni being triggered dan re-traumatized. Saat seseorang mengalami triggered, ia masih sadar berada di masa kini meski emosi yang muncul terasa tidak nyaman.
"Memang ketika membaca kita merasakan intensitas emosi yang cukup tinggi, tapi tidak sampai terbawa sampai keesokan harinya. Jadi hanya saat membaca saja. Nah, itu namanya being triggered," ujarnya.
Sebaliknya, re-traumatized terjadi ketika luka lama terasa terbuka kembali dan emosi bertahan lebih lama, bahkan setelah aktivitas membaca selesai.
"Pada kondisi re-traumatized, yang terbayang bukan lagi cerita tokoh, tapi pengalaman kita sendiri hingga akhirnya mengganggu kehidupan sehari-hari," kata Pingkan.
Cara membaca agar tidak terlalu terhanyut
Bagi pembaca yang penasaran namun khawatir kondisi mentalnya terdampak, Pingkan menyarankan beberapa langkah sederhana. Langkah-langkah itu, yakni sebagai berikut:
1. Bangun kesadaran
Pingkan menyarankan untuk membangun kesadaran sebelum membaca. Pembaca perlu mengingat bahwa membaca adalah pilihan, dan mereka berhak berhenti kapan saja jika merasa tidak nyaman.
2. Dual awarness
Saat membaca, penting menjaga dual awareness, yakni menyadari isi cerita sekaligus menyadari bahwa diri berada di tempat yang aman saat ini. Teknik grounding sederhana, seperti merasakan kaki menyentuh lantai atau kursi tempat duduk, dapat membantu menjaga keseimbangan emosi.
Ketiga, setelah membaca, luangkan waktu untuk mengecek kondisi diri. Jika emosi terasa berat, lakukan self-care dan teknik relaksasi untuk membantu sistem saraf kembali stabil.
Pingkan menegaskan, tidak semua orang harus memaksakan diri menamatkan buku yang terasa terlalu berat secara emosional. Mendengarkan batas diri merupakan bagian penting dari menjaga kesehatan mental.
(nga/tis)

3 hours ago
1















































