CNN Indonesia
Kamis, 15 Jan 2026 11:00 WIB
Analis memperkirakan comeback dan world tour BTS sepanjang 2026 bisa meraup US$1,05 miliar atau Rp17,71 triliun. (Arsip Big Hit Music via @bts_bighit)
Jakarta, CNN Indonesia --
BTS bersiap comeback dan world tour sepanjang tahun ini. Grup tersebut diperkirakan menghasilkan pendapatan lebih dari US$1 miliar atau Rp16,87 triliun (US$1=Rp16.872) dari rangkaian comeback dan tur dunia yang sudah dijadwalkan.
Berdasarkan pengumuman pertama dari Big Hit Music selaku agensi, BTS sudah dijadwalkan menggelar 79 koser yang mencakup 34 kota di 24 negara dan lima benua mulai April 2026 hingga Maret 2027.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Comeback itu akan jadi world tour pertama BTS sejak sebelum Covid-19 mengganggu industri musik live, memaksa pembatalan tur dunia Map of the Soul yang direncanakan pada 2020 dan 2021 setelah ditunda berulang kali.
Namun, BTS terakhir kali tampil bersama di konser mereka di Busan pada Oktober 2022, setelah itu BigHit Music, anak perusahaan HYBE yang mengelola grup tersebut, mengkonfirmasi ketujuh member akan wajib militer.
Sejak saat itu, grup tersebut sebagian besar absen sebagai sebuah unit, meskipun minat akan kembalinya mereka terus meningkat.
Analis industri telah menunjukkan perkiraan untuk tur tersebut dengan mempertimbangkan skala comeback dan ekonomi pasar tur saat ini, seperti diberitakan The Independent pada Rabu (14/1).
Analisis Billboard memperkirakan total pengeluaran konsumen yang terkait dengan album dan tur baru tersebut lebih dari US$1,05 miliar atau Rp17,71 triliun dalam periode 12 bulan.
Perkiraan itu didapat dengan menggabungkan total penjualan tiket, merchandise, pembelian album, lisensi, dan streaming.
Menurut Billboard, album baru ini dapat menghasilkan sekitar US$80 juta dalam penjualan ritel selama 12 bulan, dengan streaming menyumbang tambahan US$33 juta, berdasarkan historis tingkat pendengaran.
Dengan 79 pertunjukan yang sudah dikonfirmasi di seluruh dunia, analis di Hyundai Motor Securities memperkirakan setiap konser menarik rata-rata sekitar 60.000 penonton, sehingga total kehadiran mencapai sekitar 4,7 juta selama tur berlangsung.
Harga tiket juga naik tajam sejak pandemi, dengan data Billboard Boxscore menunjukkan harga rata-rata untuk tur stadion teratas mencapai US$150,94 di Amerika Utara, US$121,12 di Eropa, dan US$110,57 di tempat lain pada 2024, setelah kenaikan berkelanjutan sejak 2022.
Rekam jejak tur BTS sebelumnya menawarkan titik referensi yang jelas. Tur Love Yourself: Speak Yourself (2018-2019) menghasilkan sekitar US$246 juta dari 62 pertunjukan, menjual hampir 2 juta tiket di seluruh Asia, Eropa, dan Amerika Utara, menurut data dari Pollstar.
Catatan itu membuat BTS memantapkan diri sebagai salah satu grup musik dengan pendapatan tur tertinggi di dunia sebelum pandemi, dan tur dengan pendapatan tertinggi yang pernah dilakukan grup musik Korea.
Bagi HYBE, berdasarkan catatan-catatan tersebut, comeback ini terjadi setelah beberapa tahun investasi besar yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada satu artis saja.
BTS pernah menyumbang hingga 95 persen dari pendapatan perusahaan, tetapi pangsa tersebut turun menjadi di bawah 20 persen pada 2024, menurut pengungkapan pendapatan HYBE, karena grup tersebut menghentikan aktivitas dan perusahaan memperluas jajaran artisnya melalui artis baru dan akuisisi.
(chri)

3 hours ago
1

















































