Durian 1 Ton, Wisatawan Bisa All You Can Eat Bayar Rp133 Ribu

2 hours ago 1

CNN Indonesia

Kamis, 21 Mei 2026 04:30 WIB

Durian 1 Ton, Wisatawan Bisa All You Can Eat Bayar Rp133 Ribu Ilustrasi buah durian. (AFP/MOHD RASFAN)

Jakarta, CNN Indonesia --

Di tengah cuaca panas ekstrem yang melanda akhir pekan, gelombang warga di Ho Chi Minh City, Vietnam, rela mengantre panjang demi menghadiri pesta prasmanan alias all-you-can-eat durian.

Pihak penyelenggara bahkan harus menggelontorkan total satu ton durian segar untuk memenuhi ambisi para pencinta buah beraroma menyengat tersebut.

Festival makan sepuasnya ini diinisiasi Vina T&T Group, salah satu eksportir produk pertanian terkemuka di Vietnam, dan tercatat sebagai salah satu dari sedikit acara prasmanan durian skala besar yang pernah digelar di negara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir laporan surat kabar lokal Thanh Nien, para pengunjung hanya perlu merogoh kocek sebesar VND199.000 atau sekitar Rp133 ribu untuk mendapatkan tiket masuk.

Aturan main di festival ini cukup menantang. Setiap pengunjung, termasuk wisatawan diberikan slot waktu selama satu jam untuk menyantap durian sepuasnya.

Durian yang disajikan adalah jenis Ri6 premium yang dipasok langsung dari perkebunan subur di Delta Mekong.

Rata-rata festival ini sukses menjaring sekitar 60 pengunjung per hari, sebuah angka yang masif mengingat kuota tempat dan durasi pemotongan buah yang membutuhkan waktu.

Selain memberikan pengalaman kuliner yang unik bagi warga perkotaan, agenda ini membawa misi ekonomi yang krusial.

"Konsep prasmanan ini tidak hanya menawarkan pengalaman makan yang baru, tetapi juga membantu mempromosikan komoditas unggulan daerah sekaligus mendukung para petani lokal dalam mendekatkan produk mereka langsung ke tangan konsumen," ujar salah satu pengunjung, Hoang Anh Tuan, seperti dilansir VN Express.

Tuan, yang mengaku sebagai penggila berat durian, bahkan optimistis bisa menghabiskan dua hingga tiga buah utuh dalam satu sesi kunjungan.

Meski demikian, banyak pengunjung lain yang mengaku tetap membatasi konsumsi mereka dalam batas wajar demi menghindari efek samping kesehatan, seperti pusing atau lonjakan tekanan darah akibat kandungan gas dan gula yang tinggi pada durian.

Tren prasmanan durian memang kian meroket dalam beberapa tahun terakhir di Asia Tenggara, khususnya di negara produsen utama seperti Thailand dan Malaysia.

Melihat potensi pasarnya yang luar biasa di tahun ini, sejumlah jaringan hotel internasional di Asia bahkan mulai melirik peluang bisnis baru dengan menggandeng langsung para pemilik agrowisata untuk menawarkan paket tur premium khusus prasmanan durian bagi wisatawan mancanegara.

(wiw)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |