Petugas penyelamat mencari korban selamat di antara reruntuhan saat sebuah gedung sembilan lantai yang sedang dibangun runtuh di Balibago, Angeles City, Pampanga, Filipina, 24 Mei 2026. Tim penyelamat berhasil mengevakuasi dua orang dari reruntuhan bangunan yang ambruk, namun kedua korban akhirnya meninggal dunia sehingga jumlah korban tewas dalam insiden tersebut meningkat menjadi tiga orang. (REUTERS/Noel Celis)
Petugas informasi Biro Pemadam Kebakaran regional, Maria Leah Sajili, mengatakan salah satu korban sempat ditemukan masih memiliki denyut nadi saat dievakuasi dari bawah reruntuhan. Namun korban meninggal tidak lama setelah berhasil dikeluarkan. Sementara korban lainnya dilaporkan mengalami serangan jantung ketika masih terjebak di bawah bangunan runtuh. (REUTERS/Noel Celis)
Petugas penyelamat bersama anjing pelacak terus melakukan pencarian, sementara pemindaian termal semalaman mendeteksi tanda-tanda kehidupan berupa detak jantung dan pernapasan dari balik reruntuhan. Sajili mengatakan kemungkinan masih ada korban lain di lokasi kejadian. Hingga kini, 17 orang dilaporkan hilang, sebagian besar merupakan pekerja konstruksi yang sedang bertugas saat bangunan bertingkat itu ambruk. (REUTERS/Noel Celis)
Di tengah proses pencarian, keluarga korban mulai kehilangan kesabaran dan frustrasi karena lambatnya operasi penyelamatan. Lea Casilao, yang datang dari Manila, mengatakan dirinya hanya ingin mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi suaminya yang diyakini masih terjebak di bawah reruntuhan. (REUTERS/Noel Celis)
Keluhan serupa disampaikan Lorena Angcao, 50 tahun, yang meminta pihak berwenang lebih rutin memberikan perkembangan informasi kepada keluarga korban. Ia mengatakan saudara laki-laki dan iparnya, yang bekerja sebagai pedagang di dekat lokasi kejadian, termasuk di antara korban hilang. “Mereka tidak bisa merasakan apa yang kami rasakan,” katanya. (REUTERS/Noel Celis)
Tim penyelamat juga berupaya menemukan satu jenazah lain yang diduga masih tertimbun reruntuhan, tetapi belum dimasukkan ke data resmi korban sebelum berhasil dievakuasi. Salah satu korban tewas diketahui merupakan warga negara Malaysia berusia 65 tahun yang ditemukan pada Minggu (24/5/2026) di gedung hotel sebelah yang ikut terdampak runtuhnya bangunan tersebut. (REUTERS/Noel Celis)
Pihak berwenang Filipina kini menyelidiki penyebab ambruknya bangunan yang awalnya direncanakan sebagai kondominium-hotel sembilan lantai. (REUTERS/Noel Celis)

1 hour ago
1

















































