gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitude melanda Kolombia, Senin (10/8). Bencana itu mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia(Sosial media X)
JUMLAH korban yang tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia, Senin (10/8) menjadi 181 orang. Gempa itu juga mengakibatkan 1.310 orang terluka, menurut Asosiasi Ibu Kota Provinsi Kolombia.
Cali dan Pereira menjadi kota yang mengalami kerusakan paling parah akibat gempa di Kolombia dengan masing-masing 56 dan 66 bangunan runtuh.
Cali mencatat jumlah korban tewas tertinggi di antara kota-kota terdampak, yakni 95 orang, disusul Pereira dengan 72 orang. Cali juga mencatat 885 orang terluka.
Adapun kota lai yakni Quibdo, Cali, Manizales, Pereira, dan Armenia berada dalam status siaga merah akibat bencana tersebut.
Penerbangan di bandara Pereira, Manizales, Quibdo, Armenia, Cartago, dan Buenaventura masih dihentikan akibat gempa di Kolombia.
Presiden Abelardo De La Espriella mengatakan kepada wartawan bahwa bencana tersebut merusak 1.575 rumah, dengan 37 di antaranya hancur total, 61 bangunan runtuh, 18 pusat kesehatan rusak, 52 pusat pendidikan rusak, 17 pusat komunitas rusak, dan 18 ruas jalan terdampak gempa di Kolombia.
Pemerintah Kolombia telah menetapkan status bencana nasional untuk memperkuat mobilisasi dan koordinasi kapasitas kelembagaan dalam menangani keadaan darurat.
Gempa di Kolombia terjadi pada pukul 07.34 waktu setempat (12.34 GMT/pukul 19:34 WIB). Pusat gempa berada sekitar 5 kilometer (3,1 mil) di sebelah timur Kota San Jose del Palmar, menurut data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS). Lembaga tersebut melaporkan gempa terjadi pada kedalaman 107 kilometer (66,5 mil). (Ant/H-4)















































