Korlantas Polri Ajak Gen-Z Kampanyekan Tertib Administrasi Ranmor

6 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2026, Korlantas Polri meluncurkan tagline nasional “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” sebagai semangat kolektif dalam mewujudkan perjalanan yang selamat, tertib, dan penuh makna kebersamaan.

Tagline ini tidak hanya menjadi slogan operasional pengamanan lalu lintas, tetapi juga gerakan moral untuk membangun budaya disiplin di jalan raya.

Ini merupakan tindak lanjut kebijakan Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho dan arahan dari Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, agar seluruh jajaran Polri memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat serta memastikan pelaksanaan pengamanan mudik berjalan optimal, humanis, dan profesional. Tagline ini rencana akan di launching tanggal, 3 Maret 2026.

Sejalan dengan semangat tersebut, Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol Wibowo melalui program Polantas Menyapa mengajak generasi muda, khususnya Gen-Z, untuk menjadi pelopor kampanye tertib administrasi kendaraan bermotor (Ranmor).

Menurut Brigjen Pol Wibowo, “Mudik Aman” tidak hanya berbicara soal rekayasa lalu lintas, pos pelayanan, maupun pengamanan jalur rawan kecelakaan, tetapi juga dimulai dari kesiapan administrasi kendaraan yang lengkap dan sah. Kelengkapan seperti SIM, STNK yang aktif, kepemilikan BPKB yang valid, serta kepatuhan terhadap registrasi dan identifikasi kendaraan merupakan fondasi dasar keselamatan dan ketertiban.

“Gen-Z adalah generasi digital yang kreatif dan memiliki pengaruh besar di ruang publik maupun media sosial. Kami mengajak mereka menjadi agen perubahan, mengkampanyekan pentingnya tertib administrasi kendaraan sebagai bagian dari budaya keselamatan berlalu lintas,” ujar Brigjen Pol Wibowo.

Ia menegaskan, tertib administrasi bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan bentuk tanggung jawab moral terhadap diri sendiri, keluarga, dan sesama pengguna jalan. Kendaraan yang terdaftar dengan benar dan legal akan mempermudah pengawasan, perlindungan hukum, hingga penanganan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di perjalanan.

Sementara itu, makna “Keluarga Bahagia” menjadi tujuan akhir dari seluruh upaya tersebut. Mudik adalah perjalanan emosional untuk berkumpul dengan orang tua dan sanak saudara. Kebahagiaan itu hanya dapat terwujud jika perjalanan dilakukan dengan disiplin, taat aturan, dan memastikan seluruh aspek kendaraan—baik teknis maupun administratif—dalam kondisi siap jalan.

Melalui Polantas Menyapa, Dirregident Korlantas Polri juga mendorong edukasi digital, diskusi interaktif, hingga kampanye kreatif di berbagai platform yang dekat dengan Gen-Z. Harapannya, kesadaran kolektif akan tertib administrasi kendaraan dapat tumbuh sebagai gaya hidup baru generasi muda.

“Kami ingin keselamatan menjadi kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Ketika administrasi tertib, kendaraan laik jalan, dan pengemudi disiplin, maka mudik akan aman dan keluarga pun bahagia,” tegas Brigjen Pol Wibowo.

Dengan kolaborasi antara aparat, generasi muda, dan seluruh elemen masyarakat, semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” diharapkan menjadi gerakan nasional yang menghadirkan arus mudik 2026 yang aman, lancar, dan humanis—serta menghadirkan senyum bahagia di setiap rumah yang disinggahi.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |