Buku empat kesultanan dan peradaban Malut diluncurkan.
REPUBLIKA.CO.ID, TERNATE, – Buku berjudul "Empat Kesultanan dan Peradaban di Maluku Utara" diluncurkan di Pandopo Kesultanan Ternate. Peluncuran ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Maluku Utara dan ICMI Orwil Maluku Utara yang dimulai sejak 2024.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dalam sambutannya menekankan pentingnya buku ini dalam merawat jati diri Maluku Utara. "Buku ini bukan hanya tentang masa lalu, tetapi juga tentang bagaimana kita merawat jati diri Maluku Utara," ujarnya saat acara peluncuran pada Jumat.
Gubernur Sherly mengapresiasi kolaborasi ini yang menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang menjaga pengetahuan dan identitas daerah. Ia berharap buku ini dapat menjadi sumber pembelajaran dan motivasi bagi generasi muda untuk membawa Maluku Utara ke panggung nasional.
Apresiasi dan Harapan dari ICMI
DR Kasman Hi. Ahmad, M.Pd, Ketua ICMI Orwil Maluku Utara, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang mendukung penerbitan buku ini. Ia menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan sejarah dan budaya daerah yang kaya.
"Maluku Utara punya sejarah dan budaya yang kaya, dan kita harus menjaga dan melestarikannya," ujarnya. Ketua ICMI berharap buku ini dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi generasi muda Malut.
Acara peluncuran ini dihadiri oleh sekitar 200 peserta, termasuk perwakilan dari empat kesultanan di Maluku Utara: Ternate, Tidore, Jailolo, dan Bacan, serta pejabat daerah, akademisi, dan tokoh masyarakat.
Peluncuran buku ini ditandai dengan penandatanganan replika cover buku oleh Gubernur Sherly Tjoanda, Ketua ICMI, dan Kepala Disarpus Provinsi Maluku Utara. Acara ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan generasi sejarah kebudayaan dan peradaban di Maluku Utara.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 hours ago
1














































