Sejumlah warga berolahraga saat berlangsungnya Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Ahad (22/2/2026). Tidak ada satu jenis olahraga ajaib yang mampu mereset seluruh komponen sindrom metabolik sekaligus.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pernahkah merasa sudah rajin berolahraga, tetapi jarum timbangan dan hasil cek kesehatan tetap saja tidak bergeser ke arah yang lebih baik? Kondisi ini sering kali terjadi karena kita memperlakukan tubuh sebagai sistem tunggal yang bisa disembuhkan dengan satu resep latihan yang sama rata untuk semua orang.
Padahal, bagi 25 hingga 31 persen populasi dunia yang hidup dengan sindrom metabolik (kombinasi rumit dari tekanan darah tinggi, gula darah labil, dan tumpukan lemak) yang menuntut presisi layaknya dosis obat. Sebuah studi dari PubMed Central mengungkapkan bahwa sindrom metabolik sejatinya dapat dikelola melalui perubahan gaya hidup, termasuk pola makan, manajemen stres, dan aktivitas fisik. Namun, tidak semua keringat yang keluar memiliki efek yang setara untuk setiap masalah kesehatan.
Peneliti di Fakultas Pendidikan Jasmani dan Olahraga Beijing Normal University, Yaqi Xue, mengatakan sindrom metabolik bukan sekadar satu isu kesehatan tunggal. Kondisi ini mencakup berbagai masalah tubuh yang saling bertautan erat. "Itu mencakup beberapa kondisi yang berkaitan, seperti tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, kadar lemak darah yang tidak normal, dan obesitas abdominal. Berbagai jenis olahraga mungkin memengaruhi kondisi-kondisi tersebut dengan cara yang berbeda, namun bukti yang tersedia masih terbatas untuk membantu klinisi memilih jenis olahraga yang paling tepat bagi setiap masalah tersebut," ujar Xue dilansir laman Medical News Today, beberapa waktu lalu.
Para periset menyimpulkan tidak ada satu jenis olahraga ajaib yang mampu mereset seluruh komponen sindrom metabolik sekaligus. Sebaliknya, setiap masalah metabolik membutuhkan pendekatan latihan yang spesifik.
"Penelitian kami menyatakan bahwa tidak ada satu jenis olahraga yang efektif untuk setiap komponen dari sindrom metabolik. Olahraga seharusnya dikenalkan secara perlahan dan dipilih sesuai dengan masalah metabolik utama, kondisi fisik, serta potensi risiko," kata dia.

3 hours ago
7











































