Mbappe Disebut Jadi Salah Satu Pembela Alonso yang Didepak Madrid

1 hour ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Bintang Real Madrid, Kylian Mbappe disebut justru membela Xabi Alonso di tengah isu keretakan di ruang pada laga final Piala Super Spanyol melawan Barcelona.

Media sosial dihebohkan dengan dugaan pembangkangan Kylian Mbappe terhadap Xabi Alonso usai kalah 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol, Senin (12/1) dini hari WIB. Mbappe dikabarkan enggan mematuhi perintah Alonso untuk memberi penghormatan kepada pemain Blaugrana.

Namun dalam laporan media Prancis, L'Equipe, sikap Mbappe justru sebaliknya. Striker 27 tahun itu justru mau bergabung ke dalam skuad meski kondisi cedera lututnya belum pulih sepenuhnya.

"Dengan setuju bermain pada Minggu malam melawan Barcelona di final Piala Super Spanyol meski sedang cedera lutut, striker asal Prancis itu mengambil risiko demi menyelamatkan pelatih yang kini sudah pergi," tulis L'Equipe.

Sikap pembelaan Mbappe juga ditunjukkan dengan jadi pemain Real Madrid pertama yang memberi reaksi melalui pesan kepada juru latih asal Spanyol tersebut.

"Dua jam setelah pihak klub mengumumkan kepergian Xabi Alonso, Kylian Mbappe adalah pemain Real Madrid pertama yang menunjukkan rasa hormat sekaligus harapan baik atas masa depan mantan pelatihnya," tulis L'Equipe.

Sikap yang ditunjukkan Mbappe sekaligus menepis asumsi bahwa eks bintang Paris Saint-Germain (PSG) itu sebagai provokator dalam gonjang-ganjing internal Real Madrid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini waktu yang singkat tapi sebuah kebahagiaan untuk bermain untuk anda dan belajar dari anda. Terima kasih telah memberi saya kepercayaan diri sejak hari pertama."

"Saya akan selalu mengingat anda sebagai pelatih yang punya ide jelas dan tahu banyak hal tentang sepak bola. Semoga sukses untuk langkah anda berikutnya," tulis Mbappe.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/jal)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |