Mobil McLaren dengan livery baru untuk GP Monako.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- McLaren menyiapkan perayaan istimewa saat Formula 1 memasuki akhir pekan GP Monako. Tim asal Inggris itu meluncurkan livery khusus untuk memperingati balapan ke-1.000 mereka di ajang Formula 1 sekaligus menandai 60 tahun perjalanan sejak debut pertama di lintasan.
Monako memiliki makna tersendiri bagi McLaren. Di jalanan Monte Carlo itulah pendiri tim, Bruce McLaren, menjalani debut Formula 1 pada 1966. Enam dekade kemudian, tim berjuluk Papaya itu kembali ke lokasi yang sama dengan membawa pencapaian bersejarah berupa 1.000 balapan di F1.
Melalui akun media sosial resminya, McLaren menyebut tonggak tersebut sebagai bukti semangat pantang menyerah yang selama ini menjadi bagian dari identitas tim. "Ini ke-1000. Merayakan Grand Prix ke-1000 kami karena McLaren tidak pernah menyerah," tulis tim tersebut.
Untuk memperingati momen spesial itu, mobil yang dikendarai Lando Norris dan Oscar Piastri akan tampil dengan livery edisi khusus. Corak tersebut memadukan warna oranye khas McLaren dengan sentuhan hitam yang merepresentasikan perjalanan panjang tim di Formula 1.
Perayaan tersebut hadir di tengah upaya McLaren untuk kembali bersaing di papan atas. Sebagai juara bertahan konstruktor, tim yang bermarkas di Woking itu belum mampu menyamai performa dominan Mercedes pada awal musim 2026.
Hingga lima seri pertama, McLaren masih tertahan di posisi ketiga klasemen konstruktor dengan koleksi 106 poin. Mereka tertinggal cukup jauh dari Mercedes yang memimpin perburuan gelar tim.
Situasi serupa juga terjadi di klasemen pembalap. Norris yang datang sebagai juara dunia bertahan baru mengumpulkan 58 poin dan berada di peringkat kelima, sementara rekan setimnya Oscar Piastri menempati posisi keenam dengan 48 poin.
GP Monako yang berlangsung pada 5-7 Juni mendatang pun menjadi kesempatan bagi McLaren untuk merayakan sejarah sekaligus menghidupkan kembali peluang mereka dalam persaingan musim ini. Di sirkuit yang menjadi saksi awal perjalanan Bruce McLaren enam puluh tahun lalu, tim Papaya berharap tonggak balapan ke-1.000 dapat menjadi awal kebangkitan baru.
sumber : Antara

8 hours ago
3

















































