Perang Iran-Israel Memanas, Penerbangan dari Bali ke Dubai dan Doha Dibatalkan

8 hours ago 1

Pesawat milik maskapai penerbangan Emirates di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Kamis (1/6/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Sejumlah penerbangan dari Bali menuju Timur Tengah mengalami penundaan dan pembatalan akibat memanasnya konflik Iran dan Israel. Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, menyampaikan hingga Sabtu (28/2/2026) malam terdapat sejumlah rute penerbangan yang mengalami penundaan maupun penyesuaian jadwal.

“Namun demikian, operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali secara umum tetap berjalan normal,” ujarnya melalui keterangan tertulis.

Hingga Sabtu (28/2/2026) pukul 21.00 WITA, sejumlah penerbangan yang mengalami penyesuaian jadwal antara lain:

  1. Etihad EY477 rute Denpasar (DPS) menuju Abu Dhabi (AUH) ditunda.

  2. Emirates EK369 rute Denpasar (DPS) menuju Dubai (DXB) dibatalkan.

  3. Emirates EK399 rute Denpasar (DPS) menuju Dubai (DXB) dibatalkan.

  4. Qatar Airways QR963 rute Denpasar (DPS) menuju Doha (DOH) dibatalkan.

Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali terus berkoordinasi dengan sejumlah instansi, terutama maskapai penerbangan untuk pembaruan jadwal dan penanganan calon penumpang yang telah berada di bandara.

Koordinasi juga dilakukan bersama AirNav Indonesia untuk memantau ruang udara yang terdampak, serta dengan aparat keamanan guna mengantisipasi situasi keamanan di bandara.

“Kami mengimbau calon penumpang untuk terus berkomunikasi dengan maskapai masing-masing guna memperoleh informasi terbaru terkait jadwal penerbangan,” ujarnya.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |