Jakarta, CNN Indonesia --
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan tidak ada ledakan di lokasi tambang PT Aneka Tambang (Antam) Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Wikha menyebut sejauh ini hanya muncul asap yang terdeteksi sejak Selasa (13/1) dini hari.
"Ini dari PT Antam sudah memastikan enggak ada ledakan, yang ada asap. Asap muncul Selasa dini hari pukul 00.30," kata Wikha saat dikonfirmasi, Rabu (14/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wikha belum bisa memastikan soal penyebab munculnya asap di lokasi tambang tersebut. Kata dia, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut setelah bisa masuk ke area tambang.
"Ini yang masih harus diselidiki. Tapi tunggu bisa masuk ke sumber asap dulu," ujarnya.
Sebelumnya, PT Aneka Tambang Tbk membantah informasi yang menyebut tambang emas yang mereka kelola di kawasan Bogor meledak pada Rabu (14/1).
Bantahan disampaikan langsung oleh Corporate Secretary Antam Wisnu Danandi kepada CNNIndonesia.com.
"PT Aneka Tambang Tbk menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial maupun beberapa pemberitaan terkait adanya ledakan di area tambang serta klaim ratusan orang terjebak di dalam tambang adalah tidak benar (hoaks)," katanya.
"Video yang beredar merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis di area tambang bawah tanah yang telah diantisipasi dan ditangani sesuai dengan prosedur keselamatan dan standar operasional perusahaan, termasuk pengaturan ventilasi dan pengamanan area kerja. Kondisi tersebut tidak berdampak pada keselamatan karyawan Antam, dan seluruh aktivitas operasional perusahaan berada dalam kondisi terkendali," tambahnya.
(dis/fra)

3 hours ago
1















































