REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Netflix mengumumkan serial kompetisi terbaru yang diadaptasi dari permainan papan legendaris Monopoly. Bertajuk "Monopoly", nantinya peserta akan memperebutkan hadiah utama senilai 2 juta dolar AS atau sekitar Rp36 miliar.
Saat ini Netflix tengah membuka proses casting untuk para peserta. Dalam kompetisi tersebut, 12 peserta yang terpilih akan bersing di Monopoly Town Square berukuran nyata. Para pemain dituntut mengandalkan strategi, membangun aliansi, serta melakukan negosiasi untuk bertahan hingga akhir permainan.
Sepanjang kompetisi, peserta akan memiliki kesempatan memperoleh uang, membeli properti, dan membuat berbagai kesepakatan layaknya permainan Monopoly. Dilansir laman Variety, Selasa (14/7/2026), pemain yang mengalami bangkrut akan langsung tereliminasi, sementara peserta yang mampu bertahan hingga akhir akan keluar sebagai pemenang dan membawa pulang hadiah utama.
Serial ini dijadwalkan tayang pada musim gugur tahun 2027. Produksinya merupakan hasil kerja sama antara Hasbro Entertainment dan Studio Lambert, rumah produksi yang sebelumnya menggarap sejumlah reality show populer Netflix termasuk "Squid Game: The Challenge" dan "The Circle".
Gabriel Marano dan Zachary Edwin dari Hasbro Entertainment akan menjadi produser eksekutif untuk "Monopoly" bersama dengan Nia Yemoh, Tim Harcourt, Jack Burgess, Stephen Lambert, dan Kim Murphy dari Studio Lambert. Di luar serial kompetisi ini, Hasbro Entertainment juga mengumumkan kerja sama dengan LuckyChap dan Lionsgate untuk memproduksi film adaptasi Monopoly.
Monopoly telah hadir selama lebih dari 90 tahun dan terinspirasi dari permainan yang telah ada sejak awal 1900-an. Hingga kini, permainan tersebut tetap menjadi salah satu papan permainan paling populer di dunia.
Popularitas Monopoly juga terus berlanjut di platform digital. Monopoly Go! versi gim seluler yang diluncurkan pada 2023, telah mencatat puluhan juta unduhan. Selain itu, Monopoly sebelumnya juga pernah diadaptasi menjadi acara kuis televisi pada 1990 dan 2015, meski keduanya hanya bertahan dalam waktu yang relatif singkat.
Serial "Monopoly" akan bergabung dengan deretan adaptasi papan permainan lainnya. Salah satunya adalah adaptasi tanpa naskah dari karya Roald Dahl "Charlie and the Chocolate Factory" berjudul "Wonka's The Golden Ticket", yang dijadwalkan tayang pada 23 September.
Sebelumnya, serial realitas "Wonka's The Golden Ticket" menuai kritik karena menggunakan suara hasil kecerdasan buatan (Al) yang mereplikasi mendiang Gene Wilder. Banyak yang menilai langkah tersebut tidak etis dan dianggap merusak warisan sang aktor.

8 hours ago
7

















































