Jakarta, CNN Indonesia --
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.210 per dolar AS pada perdagangan Senin (27/4) pagi. Mata uang Garuda melemah 4 poin atau 0,02 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Pergerakan rupiah terjadi di tengah variasi kinerja mata uang Asia terhadap dolar AS. Sejumlah mata uang mencatat penguatan, seperti yuan China yang naik 0,06 persen, peso Filipina 0,14 persen, dan ringgit Malaysia 0,31 persen.
Selain itu, sebagian mata uang lainnya juga menunjukkan penguatan terhadap dolar AS, di antaranya dolar Singapura 0,02 persen, yen Jepang 0,06 persen, won Korea Selatan 0,13 persen, serta dolar Hong Kong 0,01 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, mata uang utama negara maju bergerak bervariasi. Euro menguat 0,04 persen, poundsterling Inggris naik 0,03 persen, dan dolar Australia terapresiasi 0,23 persen. Sementara itu, dolar Kanada menguat 0,04 persen dan franc Swiss naik 0,01 persen.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi sentimen eksternal, khususnya meningkatnya ketidakpastian global.
"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS seiring gagalnya putaran kedua negosiasi perdamaian AS-Iran, yang mendorong kenaikan harga minyak mentah dan menguatkan dolar AS. Namun kemungkinan BI akan kembali intervensi seperti halnya di hari Jumat," ujarnya kepada CNNIndonesia.com.
Ia memperkirakan pergerakan rupiah hari ini berada dalam rentang Rp17.100 hingga Rp17.200 per dolar AS.
(lau/pta)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
2
















































