Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara dengan Presiden Donald Trump sebelum keberangkatan presiden dari Bandara Internasional Ben Gurion Israel pada 23 Mei 2017.
REPUBLIKA.CO.ID,WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan sempat meluapkan kekesalannya kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah panggilan telepon pada 2025. Saat itu, Trump tengah berupaya keras mengupayakan gencatan senjata di Gaza. Menurut sebuah buku yang terbit pada Selasa lalu, Trump secara blak-blakan menyebut bahwa "semua orang Yahudi muak" dengan Netanyahu.
Kabar tersebut diungkap dalam buku berjudul Regime Change: Inside the Imperial Presidency of Donald Trump karya jurnalis senior Maggie Haberman dan Jonathan Swan. Buku ini mengulas tahun pertama masa jabatan kedua Trump dan membeberkan ketegangan yang terjadi di balik layar antara Trump dan Netanyahu.
Menurut isi buku tersebut, Trump melontarkan kalimat tajam tersebut saat Netanyahu sedang tersambung dalam panggilan telepon bersama dua penasihat senior AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner.
"Semua orang muak denganmu, Bibi (nama panggilan Netanyahu). Semua orang Yahudi muak denganmu. Bahkan dua orang Yahudi yang ada di telepon ini pun muak denganmu," ujar Trump sebagaimana tertulis dalam buku tersebut, seperti dikutip dari laman Palestine Chronicle.
Ketegangan di tengah gencatan senjata
Penulis mengungkapkan, percakapan sengit itu terjadi di sela-sela Sidang Umum PBB pada September 2025. Kala itu, Trump sedang gencar mempromosikan 20 poin rencana perdamaian yang bertujuan untuk mengakhiri perang di Gaza dan membangun kembali wilayah tersebut.
Trump juga menegaskan kepada Netanyahu bahwa Israel tidak bisa begitu saja "mundur" dari draf kesepakatan gencatan senjata Gaza yang telah diusulkan oleh Washington.

1 hour ago
3












































