REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Senyum lebar tersungging dari wajah Mohamed Salah ketika peluit panjang berbunyi di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, Senin (22/6/2026) pagi WIB. Bagi sang kapten, kemenangan 3-1 atas Selandia Baru bukan sekadar tambahan tiga poin. Hasil itu menjadi catatan bersejarah karena untuk pertama kalinya Mesir mampu meraih kemenangan di putaran final Piala Dunia.
Selama puluhan tahun, tim berjuluk The Pharaohs selalu pulang dari panggung terbesar sepak bola dunia tanpa pernah merasakan manisnya kemenangan. Sebelum edisi 2026, Mesir tercatat tampil dalam tiga putaran final Piala Dunia. Dari tiga partisipasi itu, The Pharaohs hanya mampu mengoleksi dua hasil imbang sebagai pencapaian terbaik, yakni pada edisi 1990 di Italia.
Karena itu, kemenangan atas Selandia Baru terasa begitu istimewa. Salah, yang menjadi ikon sepak bola Mesir dalam satu dekade terakhir, mengaku sulit menggambarkan perasaannya dengan kata-kata.
“Ini luar biasa. Saya tidak tahu bagaimana mengungkapkannya dengan kata-kata. Ini adalah pencapaian besar bagi seluruh pemain dan staf,” ujar penyerang Liverpool tersebut seperti dikutip laman FIFA.
Mesir sempat dibuat cemas setelah tertinggal lebih dulu melalui gol Fin Surman pada menit ke-15. Namun, tim Afrika Utara itu menunjukkan ketenangan dan karakter yang kuat untuk bangkit pada babak kedua.
Mostafa Ziko membuka jalan kebangkitan lewat gol penyama kedudukan pada menit ke-58. Setelah itu, panggung menjadi milik Salah. Penyerang berusia 34 tahun tersebut membawa Mesir berbalik unggul lewat gol pada menit ke-67 sebelum menyumbang assist yang diselesaikan Mahmoud Trezeguet pada menit ke-82.
Kemenangan tersebut mengantarkan Mesir ke puncak klasemen Grup G dengan koleksi empat poin. The Pharaohs unggul dua angka atas Iran dan Belgia yang berada di bawahnya, sementara Selandia Baru tertahan di dasar klasemen dengan satu poin.
Mesir kini berada di ambang pencapaian yang lebih besar. Pada laga terakhir fase grup, mereka akan menghadapi Iran di Stadion Seattle, Sabtu (27/6/2026). Hasil positif akan membuka jalan bagi Salah dan kawan-kawan untuk menorehkan sejarah baru dengan melangkah ke babak gugur.
Salah berharap kemenangan bersejarah ini menjadi awal dari perjalanan yang lebih panjang bagi negaranya di Piala Dunia 2026.
“Semoga kami bisa terus melanjutkan performa seperti ini di fase grup, menorehkan sejarah, dan lolos ke babak berikutnya. Pada tahun-tahun mendatang, pencapaian ini akan dikenang sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola Mesir,” kata Salah.
Meski demikian, mantan pemain Liverpool itu mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terlena oleh euforia kemenangan.
“Kami harus menikmati hari ini, menikmati besok, lalu fokus pada pertandingan berikutnya,” ujarnya.
sumber : Antara

4 hours ago
7












































