REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - PT TASPEN (Persero) bersama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyalurkan Bantuan Dana Pendidikan Tahun Ajaran 2026/2027 kepada 139 anak di lingkungan Kementerian PANRB, Kamis (18/6/2026). Penyaluran bantuan ini sebagai upaya bersama untuk memperluas akses pendidikan yang lebih inklusif.
Inisiatif ini berhasil menyalurkan dana pendidikan senilai total Rp 135 juta kepada penerima manfaat. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko TASPEN, Diyantini Soesilowati, bersama Penasihat DWP Kementerian PANRB, Sarie Purwadi Arianto, dan disaksikan oleh Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB, Nanik Purwati, di Kementerian PANRB, Jakarta. Penyaluran bantuan ini juga diharapkan dapat mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang lebih unggul dan berdaya saing.
Corporate Secretary TASPEN, Henra menegaskan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang memiliki peran strategis dalam membentuk generasi unggul yang mampu menjawab tantangan masa depan.
“Kami meyakini setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang setara untuk berkembang dan meraih cita-citanya. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan pendidikan sekaligus menjadi penyemangat bagi para penerima untuk terus belajar, berprestasi, dan mengembangkan potensi terbaiknya " ujar Henra.
Menurut Henra, program bantuan pendidikan ini sejalan dengan visi pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya penguatan pembangunan SDM melalui peningkatan kualitas pendidikan, pemerataan kesempatan belajar, dan penguatan generasi muda sebagai penggerak kemajuan Indonesia. Program ini juga mendukung terwujudnya center of excellence dalam pengembangan SDM unggul dan berdaya saing.
TASPEN menyalurkan bantuan pendidikan kepada 139 anak yang berasal dari keluarga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Pegawai Paruh Waktu, tenaga outsourcing, serta pegawai golongan II di lingkungan Kementerian PANRB. Adapun sebaran penerima terdiri atas 71 siswa Sekolah Dasar (SD), 37 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 31 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).
Bantuan pendidikan tersebut diberikan dengan besaran Rp 850.000 per anak untuk jenjang SD, Rp 1.000.000 untuk SMP dan Rp 1.250.000 untuk SMA. Program ini merupakan bentuk dukungan TASPEN terhadap keberlanjutan pendidikan generasi penerus bangsa, sekaligus upaya meringankan kebutuhan pendidikan dan mendorong motivasi siswa untuk terus berprestasi serta mengembangkan potensi diri.
Program ini menjadi wujud kolaborasi TASPEN bersama BRI sebagai mitra bayar dan DWP Kementerian PANRB dalam memastikan penyaluran manfaat yang lebih efektif dan tepat sasaran. Sinergi ini diharapkan mampu mendukung lahirnya generasi unggul sekaligus memperkuat komitmen TASPEN terhadap perlindungan, kesejahteraan peserta, dan dampak sosial berkelanjutan bagi pembangunan nasional.

14 hours ago
13

















































