14 Gempa Susulan Sudah Melanda Myanmar

5 days ago 9

8000hoki.com List Login server Slot Gacor China Terkini Gampang Scatter Terus

hoki kilat Demo situs Slots Maxwin Malaysia Terpercaya Pasti Scatter Full Banyak

1000 hoki Agen website Slot Maxwin Indonesia Terkini Sering Lancar Menang Full Banyak

5000 Hoki Online Data Platform website Slot Gacor Terkini Pasti Jackpot Full Banyak

7000hoki Demo situs Slots Gacor Indonesia Terbaru Mudah Lancar Win Non Stop

9000hoki Data Daftar web Slots Maxwin Myanmar Terpercaya Mudah Lancar Scatter Online

situs Slot Gacor Terbaik Gampang Lancar Win Online

Idagent138 Id Slot

Luckygaming138 login Slot

Adugaming Daftar Slot Anti Rungkat

kiss69 login Slot Game Online

Agent188 login Akun Slot Maxwin Terpercaya

Moto128 Slot Game

Betplay138 Daftar Id Slot Gacor

Letsbet77 login Slot Gacor Terbaik

Portbet88 Slot Game Online

Jfgaming Akun Slot Anti Rungkat Terbaik

Mg138 Daftar Slot Maxwin Terpercaya

Adagaming168 login Akun Slot Anti Rungkad Online

Kingbet189 Daftar Id Slot Gacor Terpercaya

Summer138 login Akun Slot Anti Rungkad Online

Evorabid77 login Slot Online

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat setidaknya 14 gempa susulan menerjang Myanmar semenjak gempa magnitudo 7,7 pada Jumat (28/3).

Berdasarkan catatan USGS, seperti diberitakan CNN pada Sabtu (29/3), sebagian besar gempa susulan yang terjadi selama beberapa jam setelah gempa besar melanda, berkekuatan antara 3 hingga 5 magnitudo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gempa susulan terkuat yang tercatat berkekuatan 6,7 magnitudo yang terjadi 10 menit setelah gempa utama.

Sementara itu, dua gempa susulan yang bermagnitudo 4,9 dan 6,7, terjadi sekitar 32 kilometer dari Mandalay yang menjadi kawasan paling dekat dengan episentrum gempa pertama.

Mandalay yang merupakan kota kedua terbesar di Myanmar mengalami kerusakan masif akibat gempa tersebut. Gempa susulan yang terjadi menyebar ke utara dan selatan dari titik awal sehingga membentuk garis.

Gempa Myanmar terjadi pada Jumat (28/3) dengan kekuatan magnitudo 7,7. Episentrum gempa terletak di regional Sagaing, sangat dekat dengan Mandalay.

Gempa tersebut terjadi di kedalaman dangkal, yakni 10 kilometer, tepatnya di atas sesar Sagaing yang merupakan sesar mendatar atau strike-slip.

Gempa itu menjadi yang terbesar di Myanmar semenjak 1912 dan getarannya terasa hingga ke Bangkok, Thailand, dan Yunan, di China. Selain itu, gempa ini menjadi yang paling mematikan dan paling merusak sejak Myanmar merdeka pada 1948.

Junta militer Myanmar menerapkan status darurat di sebagian wilayah negara tersebut setelah serangan gempa. Diberitakan CNN, situasi itu ditetapkan untuk wilayah Sagaing, Mandalay, Bago, Shan bagian timur, dan Magway.

Junta militer selaku pemegang kekuasaan di Myanmar juga mengumumkan status darurat di Naypyidaw, ibu kota yang menjadi kediaman bagi para pemimpin tertinggi junta.

Sementara itu, Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra juga mengatakan pemerintah setempat telah mendeklarasikan status darurat di ibu kota negara tersebut.

"Pemerintah Thailand mengumumkan keadaan darurat di Bangkok," demikian laporan AFP.

Rumah sakit di Ibu Kota Myanmar, Naypyidaw, dilaporkan AFP kewalahan menampung korban imbas gempa di tengah bangunan rumah sakit juga menjadi korban guncangan.

Rumah sakit itu memiliki 1.000 tempat tidur, tetapi banyak pasien yang terlihat di luar dan halaman rumah sakit. Beberapa orang meronta kesakitan sementara yang lain tidak berdaya.

Junta militer Myanmar meminta bantuan kemanusiaan dari komunitas internasional usai diguncang gempa.

"Kami ingin komunitas internasional memberi bantuan kemanusiaan sesegera mungkin," kata juru bicara junta Zaw Min Tun di rumah sakit Naypyidaw.

Zaw menemani kepala junta Min Aung Hlaing berkunjung ke rumah sakit di ibu kota itu untuk memantau kondisi korban gempa. Jubir itu juga mengatakan perlu donasi darah untuk pasien di Mandalay, Naypyidaw dan Sagaing.

(end)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |