REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA -- Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP) di Kabupaten Majalengka disambut antusias. Hal itu terlihat dari membludaknya jumlah peserta.
Kegiatan itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Kegiatan tersebut berlangsung di Klinik KIAS Kodim 0617/Majalengka pada Kamis (2/72026). Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Majalengka, Gun Gun Mochamad Dharmadi menjelaskan, kegiatan itu merupakan hasil kerja sama dengan BKKBN Jabar. Ia menyebutkan, jumlah pendaftar yang datang jauh melebihi kalkulasi awal pihak panitia.
Ia mengatakan, target awal untuk pelaksanaan pelayanan MOW dan MOP kali ini sebenarnya hanya dipatok sebanyak 250 orang. Namun, pada pelaksanaannya, jumlah warga yang berpartisipasi melonjak tajam hingga menembus angka 300 orang.
"Secara rinci, lonjakan signifikan terjadi pada kelompok peserta perempuan yang mengikuti MOW, di mana posisinya melebihi target hingga lebih dari 230 orang. Kabar yang tidak kalah menggembirakan datang dari partisipasi kaum pria; peserta MOP (Metode Operasi Pria) tercatat sukses melampaui kuota awal sebanyak 26 orang," jelasnya.
Bupati Majalengka, Eman Suherman pun menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya yang tinggi atas antusiasme masyarakat yang sangat luar biasa. "Kami awalnya agak sedikit pesimis barangkali partisipasi rakyat atau masyarakat untuk ikut MOW ini jarang. Tapi ternyata luar biasa, membludak. Bahkan kuota kita sampai overload. Dan yang lebih hebat lagi, di samping MOW, ternyata banyak juga MOP yang diikuti oleh laki-laki," ujar Eman.
Eman mengungkapkan, program KB saat ini telah mengalami pergeseran paradigma yang sangat positif di tengah masyarakat. Jika dahulu program KB terkesan dipaksa atau diminta oleh pemerintah, saat ini kesadaran masyarakat telah tumbuh secara mandiri.
Dampak positif dari tingginya partisipasi masyarakat ini sangat terasa pada pengendalian jumlah penduduk. Saat ini, laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Majalengka berhasil ditekan dan bertahan di bawah angka satu persen, tepatnya berada di angka 0,77 persen.

3 hours ago
5














































