Jakarta, CNN Indonesia --
Wuling Motors selalu punya cara menonjolkan jati diri Indonesia di setiap strategi yang mereka jalankan di dalam negeri. Ini termasuk soal penamaan calon model baru, Eksion, yang diambil dari kata bahasa Inggris "action", kemudian diserap agar mudah diucapkan dalam bahasa Indonesia.
Eksion merupakan mobil keluarga dengan inovasi elektrifikasi yang punya orientasi ramah lingkungan tetapi tak melunturkan fungsionalitas, kenyamanan, dan keamanan sebuah SUV tangguh dan modern.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nama Eksion disebut melambangkan pergerakan, kemajuan, serta jiwa eksplorasi yang tak kenal lelah. Penamaan ini sejalan dengan karakter desain kendaraan yang memang dirancang untuk mendukung mobilitas dinamis, baik untuk membelah kemacetan perkotaan maupun menjelajah destinasi antarkota.
Sedari debut publik di Indonesia International Motor Show 2026 pada Februari lalu, Eksion sudah mendapat sambutan hangat. Mobil ini langsung diganjar penghargaan Favorite South East Asia Premier Launch. Prestasi ini menjadi sinyal kuat bahwa ada minat pasar yang besar terhadap visi mobilitas masa depan yang ditawarkan Wuling.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara visual, Eksion memancarkan aura tangguh melalui bahasa desain Muscular Flowline. Siluet bodi yang proporsional, tegas, dan modern ini memperkuat karakternya sebagai SUV yang aktif.
Masuk ke kabin, Wuling menyajikan konfigurasi 7-seater yang luas dan fleksibel, dirancang khusus untuk memberikan kenyamanan maksimal saat keluarga melakukan eksplorasi.
Suasana berkendara pun terasa lebih terbuka dan menyenangkan berkat hadirnya Panoramic Sunroof di bagian atap.
Daya tarik utama dari SUV keluarga ini berada di sektor performa. Bermain di segmen Family SUV 7-seater, Eksion memberikan fleksibilitas mobilitas melalui dua pilihan jantung pacu elektrifikasi (Long Dual Electrified Powertrain Options).
Bagi konsumen yang ingin beralih sepenuhnya ke daya listrik murni, tersedia varian Electric Vehicle (EV) yang dibekali baterai MAGIC Battery Pro. Varian ini diklaim mampu mencatat daya jelajah hingga 530 km (berdasarkan standar CLTC).
Sementara bagi keluarga yang gemar melakukan perjalanan jauh melintasi berbagai daerah, varian Plug-in Hybrid (PHEV) menjadi jawaban yang pas.
Didukung Ling Power Technology, perpaduan mesin konvensional dan motor listriknya mampu menghasilkan jarak tempuh kombinasi hingga lebih dari 1.000 km.
Kehadiran Eksion semakin mempertegas komitmen elektrifikasi Wuling, sekaligus melengkapi lini kendaraan ramah lingkungan mereka yang sudah ada sebelumnya, yakni Air ev, BinguoEV, Cloud EV, dan Darion EV.
Meski jadwal peluncuran resminya masih dirahasiakan dan akan diumumkan pada waktu mendatang, Wuling tidak membiarkan konsumen menunggu terlalu lama untuk melihat mobil ini dari dekat.
"Setelah Eksion melakukan debut 1st Appearance di IIMS 2026 lalu, kami turut membawa SUV 7-seater ini untuk menyapa konsumen di beberapa kota seperti Semarang, Surabaya, Bandung, Makassar, Bekasi, hingga Tangerang," ujar Brian Gomgom, Senior Brand Communication Manager Wuling Motors.
(fea)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
1

















































