Babel Selatan Dikepung Titik Panas

4 hours ago 2
Babel Selatan Dikepung Titik Panas Ilustrasi(Dok Istimewa)

TITIK panas yang diduga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bertebaran di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Minggu (5/7).

Banyak titik panas menyebabkan, salah satu kabupaten yakni Bangka Selatan (Basel) terkepung titik panas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Babel Budi Utama mengatakan, berdasarkan Informasi BMKG ada 64 titik panas.

Puluhan titik panas tersebut menurutnya tersebar di sel Kabupaten Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Bangka 5 titik, Bangka Barat 10 titik, Bangka Selatan 26 titik, Bangka Tengab 16 titik, Belitung dan Belitung Timur masing-masing 3 titik dan Kota Pangkalpinang 1 titik,"kata Budi Utama.

Ia merincikan titik panas tersebut untuk Bangka ada di kecamatan Bakam, Mendo Barat, Merawang dan Puding besar.

Kemudian untuk Bangka Barat di Kecamatan jebus, kelapa parit tiga, tampilan. Bangka Selatan di Kecamatan air gegas, payung pulau besar, Simpang rimba. Toboali dan tukak sadai. Sementara untuk Bangka Tengah di kecamatan Namang, sungai selan, 

"Kalau Belitung di Kecamayan Membalong dan Tanjung Pandan, sedangkan Belitung Timur di Gatung dan Kelapa Kampit, nah yang terakhir pangkalpinang itu di Gerunggang,"ujarnya.

"Dari 64 titik panas ini, tingkat aturannya cukup tinggi mulai dari  8 dan 9, artinya kuat dugaan ada karhutla,"ungkap dia.

Kendati demikian, menurut dia. Pihaknya sudah mengintruksikan seluruh petugas di setiap kabupaten tersebutcek lokasi dan mengambil tindakan pemahaman jika betul itu karhutla.

Ditengah kondisi cuaca yang begitu panas saat ini, pihaknya terus menghimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan membuang patung rokok yang ada bara api sembarangan.

"Harus tetap waspada dan hindari perbuatan yang bisa menimbulkan karhutla, terlebih buang patung rokok yang masih ada bara api sembarangan,"pintanya.

Hingga saat ini diakuinya karhutla yang terjadi disejumlah Kabupaten di Provinsi Babel berhasil ditangani dengan cepat, sehingga tidak meluas.(H-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |