Ilustrasi(Antara)
BADAN Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan Kapal Negara (KN) SAR 249 Permadi guna mendukung proses evakuasi penumpang KMP Mutiara Santosa 2 yang mengalami kebakaran di perairan utara Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8).
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit PH, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan awal mengenai insiden tersebut dari petugas Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB.
"Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan instansi terkait dan menyiapkan KN SAR 249 Permadi beserta tim penyelamat menuju lokasi kejadian," kata Nanang.
Berdasarkan informasi dari PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP), KMP Mutiara Santosa 2 yang melayani rute Surabaya–Makassar membawa sekitar 250 orang di atas kapal (person on board atau POB).
Nanang mengungkapkan, laporan dari PT Atosim Lampung Pelayaran menyebut nahkoda menginformasikan terjadinya kebakaran di perairan utara Madura sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Setelah laporan tersebut diterima, komunikasi dengan nahkoda tidak lagi dapat dilakukan.
Hasil koordinasi Pos SAR Sumenep bersama Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget pada pukul 09.45 WIB menunjukkan posisi kapal berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Burung, Sapudi.
Saat itu, kondisi kapal dilaporkan nyaris hangus terbakar. Para penumpang diketahui bertahan di area anjungan dan haluan sambil menunggu proses penyelamatan.
Di sisi lain, Kapal Meratus Project 3 yang berada tidak jauh dari lokasi belum dapat merapat karena mengangkut muatan yang mudah terbakar sehingga berisiko apabila mendekati kapal yang sedang dilanda kebakaran.
Untuk mempercepat penyelamatan, kapal tunda TB Hasnur 26 bergerak menuju lokasi dan mulai melakukan evakuasi terhadap para penumpang KMP Mutiara Santosa 2 pada pukul 09.59 WIB.
Selain mengirim KN SAR 249 Permadi, Pos SAR Sumenep juga mengerahkan satu unit rigid inflatable boat (RIB) guna mendukung proses evakuasi di lokasi kejadian.
Nanang menambahkan, pada pukul 10.20 WIB dilaporkan sejumlah penumpang memilih melompat ke laut demi menyelamatkan diri. Mereka kemudian berhasil dievakuasi oleh TB Hasnur 26 bersama kapal British Mentor.
Saat proses penyelamatan berlangsung, terdapat empat kapal yang berada di sekitar lokasi untuk memberikan bantuan kepada para korban.
"KN SAR 249 Permadi menuju lokasi dengan estimasi waktu tempuh sekitar enam jam," tuturnya. (Ant/E-4)
















































