Bontang Siaga Karhutla, Wawali Agus Haris Dorong Penguatan Posko Terpadu

5 hours ago 2
Bontang Siaga Karhutla, Wawali Agus Haris Dorong Penguatan Posko Terpadu Pemkot Bontang menggelar apel gabungan kesiapsiagaan karhutla bersama TNI, Polri, BPBD, Damkartan, dan Satpol PP di tengah cuaca kering.(Diskominfo Bontang)

WAKIL Wali Kota Bontang Agus Haris memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapsiagaan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Makodim 0908 Bontang, Rabu (26/8/2026) pagi.

Apel gabungan tersebut melibatkan jajaran TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang. Kegiatan ini menjadi langkah bersama untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran di tengah kondisi cuaca yang kering dan minim hujan dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam kesempatan tersebut, Wawali Agus Haris membacakan sambutan dan arahan Wali Kota Bontang kepada jajaran pasukan apel sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla.

Usai memimpin apel, Agus Haris mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil koordinasi antara jajaran TNI, Polri dan Pemerintah Kota Bontang. Ia menyebut BPBD secara khusus akan menjadi salah satu leading sector dalam penanganan kondisi kebencanaan, dengan dukungan perangkat daerah lainnya.

“Alhamdulillah hari ini betul-betul bisa kita laksanakan apel gabungan. Rencananya juga akan dibuat posko terpadu agar koordinasi dan pemantauan kondisi di lapangan lebih mudah,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah bersama unsur TNI dan Polri tengah membahas lokasi yang tepat untuk posko terpadu tersebut agar masing-masing pihak dapat bergerak cepat apabila terjadi kebakaran.

Wawali juga meminta seluruh perangkat daerah, hingga tingkat kelurahan dan RT, turut aktif memantau kondisi lingkungan. Menurutnya, potensi kebakaran dapat muncul dari aktivitas masyarakat, seperti pembakaran sampah kering maupun pembukaan lahan.

Ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, terlebih kondisi saat ini cukup kering. Masyarakat juga diminta memastikan puntung rokok tidak dibuang sembarangan karena dapat menjadi salah satu pemicu kebakaran.

“Kami minta kepada seluruh masyarakat Kota Bontang agar betul-betul bisa menjaga ini. Jangan mudah membakar, termasuk membuang puntung rokok harus dipastikan tidak menjadi pemicu kebakaran,” tegasnya.

Agus Haris menambahkan, setiap kejadian kebakaran akan mendapat pemantauan dan penelusuran dari pihak berwenang. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan tindakan yang dapat menyebabkan kebakaran, baik karena kelalaian maupun kesengajaan.

Pemerintah Kota Bontang, lanjutnya, tidak hanya mengantisipasi dampak kebakaran terhadap kerugian materiil, tetapi juga dampak terhadap kualitas udara akibat meningkatnya polusi.

“Yang lebih kita perhatikan, kita harus menjaga agar kebakaran tidak melebar dan meluas sehingga menimbulkan korban materiil. Utamanya lagi bertambahnya polusi,” pungkasnya.

Melalui apel gelar pasukan ini, Pemerintah Kota Bontang bersama TNI, Polri dan seluruh unsur terkait menegaskan komitmen untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan pemantauan serta mempercepat penanganan apabila terjadi Karhutla di wilayah Kota Bontang. (RO/Z-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |