Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.(Dok. Antara)
KEPOLISIAN Negara Republik Indonesia (Polri) dinilai berhasil menanamkan citra positif dan humanis di tengah masyarakat pada momentum Hari Ulang Tahun atau HUT ke-80 Bhayangkara. Melalui tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, institusi penegak hukum ini dianggap menunjukkan perubahan struktural yang signifikan di bawah komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Apresiasi publik tersebut selaras dengan hasil riset terbaru Kompas yang mencatat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri telah menembus angka 82,4 persen. Tingginya angka persepsi positif ini tidak lepas dari ketegasan Kapolri dalam menindak dan membersihkan institusi dari oknum anggota yang melanggar hukum, mulai dari sanksi etik berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) hingga penjatuhan sanksi hukuman pidana. Langkah progresif tersebut dipandang sebagai bukti nyata dari keseriusan implementasi program Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).
Kisah Unik "Duo Presisi" dari Bogor
Kedekatan emosional antara masyarakat dan institusi Polri salah satunya tercermin dari kisah unik sebuah keluarga di wilayah Bogor, Jawa Barat. Sepasang suami istri secara khusus menyematkan kata "Presisi" pada nama kedua anak kandung mereka, yaitu Ulil Albab Presisi yang kini berusia 3 tahun dan sang adik, Sattar Abdilallah Presisi yang berusia 1 tahun.
Fenomena "Duo Presisi" ini sempat viral di media sosial setelah sang anak sulung, Ulil, tampil jenaka saat mengikuti program Polisi Sahabat Anak (Polsanak) di Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota dan menarik perhatian Kapolda Jawa Barat.
Ibu kandung dari kedua anak tersebut, Caca, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas perhatian yang pernah diberikan oleh pucuk pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara terhadap keluarganya tersebut.
"Alhamdulillah ada hikmahnya sih, sejak dulu saat Ulil Presisi bertemu Bapak Kapolri dan Attar Presisi dikirimin karangan bunga dua kali oleh Bapak Kapolri saat Attar baru lahir dan Aqiqah membawa keberkahan tersendiri oleh kami sebagai orang tuanya," kata Caca, Minggu (5/7/2026).
Mengayomi dan Proaktif
Caca memaparkan alasan di balik pemberian nama unik kedua buah hatinya yang diambil dari nama program prioritas Kapolri. Ia menilai performa polisi masa kini jauh lebih mengayomi dan proaktif dalam membantu urusan hajat hidup masyarakat kecil melalui berbagai program sosial kemanusiaan.
Beberapa aksi nyata yang dirasakan masyarakat meliputi pembagian bantuan pangan, bedah rumah tidak layak huni, program umrah gratis bagi warga prasejahtera, hingga kesigapan dalam penanganan bencana alam.
"Apa ya, intinya Polisi sekarang lebih mengayomi dan peduli kepada masyarakat sehingga kami salut aja sama Program Pak Kapolri yang menuju Polri Presisi dan kini terbukti Polisi selalu hadir dan paling terdepan disetiap bencana bersama TNI juga tentunya," ungkap Caca.
Caca tidak menampik bahwa hingga saat ini masih ada pihak-pihak tertentu yang kerap mendiskreditkan institusi kepolisian akibat ulah negatif dari segelintir oknum. Namun, bagi keluarganya, hal tersebut tidak mengurangi fakta bahwa sebagian besar personel Polri telah bekerja keras melayani dan melindungi masyarakat dengan tulus.
"Sulit diungkapkan Mas, Pokoknya I Love You Full Polri, Pak Listyo Sigit Makin Top deh, semoga di 80 Tahun Polri, semakin banyak Polisi yang peduli dan menolong Masyarakat banyak. Aamiin," tambah Caca. (H-3)








































