Didier Deschamps: Cuaca Panas Pengaruhi Permainan Prancis

17 hours ago 7
 Cuaca Panas Pengaruhi Permainan Prancis Pelatih Prancis Didier Deschamps(Antara)

Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, mengakui bahwa cuaca panas ekstrem di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat, berdampak signifikan terhadap intensitas permainan anak-anak asuhnya. Hal itu terjadi saat laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 kontra Paraguay, Sabtu (4/7) waktu setempat.

"Panas pasti punya dampak (ke pemain). Pertandingan menjadi lebih sulit," ujar Deschamps seusai laga.

Pertandingan antara Prancis dan Paraguay berlangsung di bawah terik matahari yang menyengat, terutama pada babak pertama. Kondisi stadion saat itu menunjukkan hanya setengah lapangan yang terlindung dari sinar matahari, sementara suhu di Stadion Philadelphia dilaporkan mencapai 37 derajat Celcius.

Situasi mulai membaik dan suhu terasa lebih sejuk setelah turun minum. Perubahan kondisi cuaca ini turut meningkatkan kualitas serangan Les Bleus, hingga akhirnya mereka berhasil memecah kebuntuan melalui gol penalti Kylian Mbappe pada menit ke-70.

Meski berhasil menang tipis 1-0 dan memastikan tiket ke fase berikutnya, Deschamps mengaku belum sepenuhnya puas dengan kualitas permainan timnya. Menurutnya, dengan lini serang yang berkualitas tinggi, Prancis seharusnya mampu mencetak lebih banyak gol.

"Kami seharusnya bisa bermain lebih cepat," tutur Deschamps mengevaluasi performa timnya.

Walau demikian, ia tetap mengapresiasi jalannya pertandingan yang dinilainya sebagai pertarungan yang bagus. Deschamps juga menganggap wajar tensi tinggi dan perselisihan yang sempat terjadi di lapangan sebagai bagian dari dinamika sepak bola.

"Itu pertandingan yang sulit. Laga yang fokus dan agresif. Itulah kenapa saya sangat senang dengan hasil ini. Kami lolos ke perempat final," tambahnya.

Di babak perempat final, Prancis dijadwalkan menghadapi Maroko di Stadion Boston pada Kamis (9/7) waktu setempat. Maroko sendiri melaju ke delapan besar setelah menumbangkan Kanada dengan skor telak 3-0 melalui gol Azzedine Ounahi (50', 82') dan Soufiane Rahimi (90+8').

Menjelang laga tersebut, Deschamps menaruh hormat pada kekuatan Maroko yang merupakan semifinalis Piala Dunia 2022 dan juara Piala Afrika. Fokus utamanya saat ini adalah pemulihan fisik pemain sebelum menyusun strategi menghadapi tim berjuluk Singa Atlas tersebut.

"Sekarang kami akan memulihkan diri terlebih dahulu. Pemain kami banyak yang kelelahan, ada pula yang cedera. Pada hari ketiga, kami baru akan fokus ke Maroko," pungkasnya.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |