Dunia Kerja Makin Kompetitif, Mahasiswa Harus Adaptif

4 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Persaingan dunia kerja yang semakin ketat menuntut mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan kemampuan beradaptasi. Lulusan perguruan tinggi dinilai perlu siap menghadapi kegagalan serta perubahan kebutuhan industri yang berlangsung cepat.

Direktur Bank Central Asia Hendra Tanumihardja mengatakan generasi muda perlu memiliki kemampuan bertahan di tengah dinamika dunia kerja yang semakin kompetitif. “Perjalanan menuju keberhasilan tak pernah lepas dari kegagalan. Generasi muda perlu berani dan tahan banting untuk menghadapi kegagalan tersebut,” ujar Hendra dalam kuliah umum di hadapan ribuan mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Serang, Banten, Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan filosofi ukemi dalam bela diri mengajarkan seseorang untuk mampu bangkit setelah jatuh. Sikap tersebut dinilai relevan bagi mahasiswa yang akan memasuki dunia profesional dengan tingkat persaingan tinggi dan perubahan yang cepat.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan persaingan kerja masih ketat. Per Februari 2026, jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,24 juta orang dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,68 persen. Tingkat pengangguran lulusan universitas juga masih berada di atas lima persen.

Kondisi tersebut membuat lulusan perguruan tinggi dituntut lebih siap menghadapi tekanan dunia kerja, mulai dari kompetisi perekrutan, perubahan kebutuhan industri, hingga tuntutan kemampuan adaptasi.

Hendra mengatakan mahasiswa perlu mulai membangun daya tahan mental sejak di bangku kuliah dan menjadikan kegagalan sebagai proses pembelajaran, bukan alasan untuk berhenti mencoba.

Selain kuliah umum, BCA juga menghadirkan fasilitas pengisian daya berbasis tenaga surya di lingkungan kampus Untirta yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mengisi daya gawai sekaligus menjadi ruang belajar dan diskusi.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F Haryn mengatakan fasilitas tersebut mendukung konsep kampus ramah lingkungan. Sebelumnya, fasilitas serupa telah dibangun di Universitas Diponegoro dan Institut Pertanian Bogor.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |