Erick Thohir Targetkan 4 Emas di Asian Games 2026

1 week ago 3
Erick Thohir Targetkan 4 Emas di Asian Games 2026 Menpora Erick Thohir.(MI/Khoerun Nadif Rahmat)

MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menetapkan target realistis bagi kontingen Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan raihan empat medali emas. Target ini disesuaikan dengan kondisi efisiensi anggaran pembinaan olahraga serta hilangnya sejumlah nomor pertandingan andalan.

Erick menjelaskan bahwa pemerintah tetap memprioritaskan Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) bagi atlet unggulan meski ruang fiskal terbatas. Koordinasi intensif terus dilakukan bersama Komite Olimpiade Indonesia (KOI), KONI, dan Chief de Mission (CdM) Todotua Pasaribu yang sudah mulai memantau persiapan di lapangan.

“Target realistis kita saat ini adalah empat medali emas, bukan tujuh. Dari tujuh emas sebelumnya, ada tiga nomor yang kini tidak dipertandingkan. Kami memprioritaskan atlet yang sudah masuk kategori utama,” ujar Erick di Gedung Kemenpora, Jakarta, Jumat (31/7).

Terkait aspek finansial, Erick mengungkapkan anggaran Kemenpora tahun ini berada di angka Rp1,15 triliun, menurun signifikan dibanding rata-rata satu dekade terakhir yang mencapai Rp2,6 triliun. Selain itu, terdapat dana sekitar Rp270 miliar yang masih diblokir, termasuk untuk pos perjalanan dinas atlet dan pelatih.

Pemerintah saat ini tengah menunggu pencairan tambahan anggaran dari Kementerian Keuangan untuk pembinaan atlet muda serta persiapan SEA Games dan Olimpiade mendatang. Erick menyebut telah menerima sinyal positif dari Direktorat Jenderal Anggaran terkait pencairan dana dalam satu hingga dua minggu ke depan.

Guna memastikan keberlanjutan prestasi, Menpora mendorong skema pendanaan Pelatnas bersifat multiyears. Langkah ini dinilai krusial agar proses regenerasi dan persiapan menuju Olimpiade 2032 tidak terputus akibat kendala birokrasi anggaran tahunan.

“Anggaran Pelatnas sekarang sangat rinci, jumlah atlet ditentukan satu per satu. Saya mengusulkan anggaran bersifat multiyears agar persiapan jangka panjang menuju 2032 bisa dilakukan sejak sekarang,” pungkasnya. (Z-10)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |