Venus di samping Stasiun Luar Angkasa Internasional seperti yang diabadikan oleh fotografer A.J. Smadi dari Edmonds, Washington pada 18 Juli 2026.(AJ Smadi)
ASTROFOTOGRAFER AJ Smadi berhasil mengabadikan pemandangan langka ketika Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) tampak melintas dekat Venus di langit pada siang hari. Foto tersebut diambil pada 18 Juli 2026 dari sebuah taman di dekat Seattle, Washington, Amerika Serikat.
Dalam foto itu, ISS dan Venus terlihat seolah berada berdampingan di tengah langit biru. Padahal, menangkap kedua objek tersebut dalam satu bingkai bukan pekerjaan mudah, terlebih dilakukan pada siang hari.
Untuk menghasilkan foto tersebut, Smadi menggunakan teleskop Celestron Schmidt-Cassegrain berukuran 9,25 inci atau sekitar 23,5 sentimeter. Teleskop itu dipadukan dengan kamera ZWO ASI662MC yang dilengkapi filter ultraviolet dan inframerah.
Keberhasilan tersebut bukan pertama kalinya bagi Smadi. Sekitar setahun sebelumnya, ia juga mengabadikan ISS bersama Venus. Foto tersebut kemudian dipilih NASA sebagai salah satu Astronomy Picture of the Day.
“Hal yang menginspirasi saya untuk memotret Venus bersama ISS adalah fakta bahwa belum pernah ada yang melakukannya sebelumnya,” kata Smadi kepada Space.com melalui email.
“Setelah menyadari hal ini pada April 2025 setelah pertama kali memotret keduanya bersama-sama, saya bertekad untuk melampaui pencapaian saya sendiri,” lanjutnya.
Smadi memang rutin memotret ISS. Namun, menurut dia, tingkat kejernihan gambar yang dihasilkan dapat berbeda secara signifikan bergantung pada kestabilan atmosfer dan jarak stasiun luar angkasa tersebut.
Butuh Perencanaan Matang
Memotret Venus, ISS, maupun objek lain di luar angkasa selain Bulan pada siang hari membutuhkan perencanaan matang. Fotografer juga harus memiliki pemahaman mendalam mengenai teknik astrofotografi serta penggunaan filter yang tepat.
Tantangan semakin besar karena ISS bergerak dengan kecepatan sekitar 7,5 kilometer per detik. Pada saat pemotretan, ISS juga berjarak sekitar 135 juta kilometer dari Venus.
Artinya, meskipun dalam foto kedua objek tampak berdekatan, posisi sebenarnya terpaut sangat jauh. Menyelaraskan ISS dan Venus agar terlihat berdampingan dalam satu foto membutuhkan perhitungan serta persiapan yang cermat.
Smadi terus mengembangkan kemampuannya dalam mengabadikan ISS bersama berbagai objek langit. Selain Venus, karya-karyanya mencakup foto ISS ketika melintas di depan Matahari dan Bulan, serta saat tampak melewati Saturnus. (space/Z-2)
















































