Hadapi El Nino, Bulog Usul Bantuan Beras 10 Kg Diperpanjang 2 Bulan

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengusulkan perpanjangan program bantuan pangan beras 10 kilogram selama dua bulan tambahan untuk menghadapi potensi dampak El Nino.

Usulan tersebut telah dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPR.

Rizal mengatakan Komisi IV DPR pada prinsipnya telah menyetujui tambahan program bantuan pangan tersebut meski pelaksanaannya masih menunggu keputusan pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang disetujui dari Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IV adalah disetujuinya program tambahan bantuan pangan untuk periode ke depan, ditambah dua bulan ke depan," ujar Rizal di Epic Wesoccer by Doospace, Jakarta Selatan, Jumat (22/5).

Ia mengatakan tambahan bantuan pangan dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengantisipasi tekanan pangan saat musim kering akibat El Nino.

"Mudah-mudahan ini juga disetujui oleh pemerintah pusat menghadapi masa El Nino ke depan. Menurut kami itu sangat bijaksana apabila memang ada bantuan pangan di masa-masa El Nino ke depan," katanya.

Rizal menjelaskan bantuan tambahan yang diusulkan hanya berupa beras, berbeda dengan skema sebelumnya yang juga mencakup minyak goreng.

"Kalau yang bantuan pangan ke depan kita fokuskan, kami sarankan kemarin sesuai dengan rapat RDP adalah berasnya saja, tidak dengan minyaknya," ujarnya.

Menurut dia, setiap penerima akan mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan. Dengan tambahan dua bulan, maka total bantuan yang diterima mencapai 20 kilogram.

"Iya, per bulan 10 kilogram. Kalau dua bulan berarti menjadi 20 kilogram," kata Rizal.

Adapun usulan tambahan penyaluran beras dibagi ke dalam dua skema utama, yakni pasar umum dan pasar khusus.

Untuk pasar umum, Bulog mengusulkan tambahan penyaluran sekitar 4,3 juta ton per tahun. Penyaluran itu mencakup kebutuhan ASN, TNI, dan Polri melalui alokasi cadangan beras pemerintah (CBP) sebagai natura, serta pasokan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rinciannya antara lain sekitar 2,28 juta ton untuk ASN, TNI, dan Polri, serta sekitar 1,5 juta ton untuk kebutuhan MBG.

Sementara itu, untuk pasar khusus, Bulog mengusulkan tambahan penyaluran sekitar 1,3 juta ton guna mengantisipasi kenaikan harga pada akhir tahun.

Dalam skema tersebut, bantuan pangan beras sebanyak 10 kilogram akan disalurkan kepada sekitar 4,3 juta keluarga penerima manfaat selama tiga bulan pada Agustus hingga November 2026.

Selain bantuan pangan, Bulog juga mengusulkan penyaluran beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menggunakan dana Pangan Badan Pangan Nasional (PBP) dengan periode Februari hingga Maret 2026.

Komoditas yang diusulkan untuk pasar khusus hanya beras, tanpa tambahan minyak goreng.

[Gambas:Video CNN]

(del/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |