Hadirkan Kampanye Baru untuk Tegaskan Makna Perlindungan

1 hour ago 7
Hadirkan Kampanye Baru untuk Tegaskan Makna Perlindungan Prudential plc meluncurkan kampanye regional di Asia bertajuk “Janji, jadi nyata”.(Dok.Prudential Indonesia)

PRUDENTIAL plc meluncurkan kampanye regional di Asia bertajuk “Janji, jadi nyata” yang mengangkat kisah tentang komitmen masyarakat dalam melindungi keluarga, mempersiapkan masa depan, dan mewujudkan kehidupan yang lebih baik.

Kampanye tersebut dibangun dari gagasan bahwa di balik setiap rencana keuangan, pengorbanan, dan keputusan penting, terdapat janji personal untuk memberikan yang terbaik bagi orang-orang yang dicintai.

Janji tersebut hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari orang tua yang ingin melihat anaknya tumbuh dan meraih cita-cita, pasangan yang ingin terus mendampingi satu sama lain, hingga seseorang yang berkomitmen menjaga kesehatan agar dapat selalu hadir bagi keluarga.

Prudential menilai janji tidak berhenti pada ucapan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata. Salah satunya dengan mempersiapkan perlindungan untuk menghadapi berbagai risiko dan ketidakpastian yang dapat terjadi dalam kehidupan.

Kampanye “Janji, jadi nyata” dilaksanakan di delapan pasar Asia, yakni Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Vietnam, Thailand, Hong Kong, dan Taiwan.

Di Indonesia, Prudential Indonesia dan Prudential Syariah membawa pesan bahwa polis bukan sekadar produk perlindungan, melainkan bagian dari janji personal untuk melindungi diri, menjaga keluarga, serta mempersiapkan masa depan.

Kampanye tersebut dikemas melalui kisah autentik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dan disebarluaskan melalui situs serta media sosial Prudential Indonesia dan Prudential Syariah, selain berbagai kegiatan di sejumlah kota di Indonesia.

Salah satu cerita yang diangkat menggambarkan perjalanan seorang anak yang ketika dewasa mulai memahami berbagai tindakan ibunya sebagai bentuk cinta sekaligus upaya mempersiapkan masa depannya. Setelah dewasa, sang anak pun memiliki keinginan melakukan hal serupa untuk ibunya pada masa tua.

CERMINAN KOMITMEN PERUSAHAAN
Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen mengatakan, kampanye tersebut mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan perlindungan yang relevan dengan kebutuhan nasabah.

“Melalui kampanye ‘Janji, jadi nyata’, kami ingin menunjukkan bahwa di balik setiap keputusan untuk memiliki perlindungan, ada janji kepada diri sendiri dan orang-orang yang kita cintai,” ujar Karin dikutip Jumat (14/8).

Menurut dia, Prudential berupaya mewujudkan janji tersebut dengan memahami kebutuhan nasabah, menghadirkan solusi perlindungan yang relevan, serta memberikan layanan dan pengalaman yang dapat memberikan rasa aman ketika dibutuhkan.

“Karena pada akhirnya, yang kami lindungi bukan hanya kesehatan dan finansial, tetapi juga rencana dan masa depan yang ingin diwujudkan bersama keluarga,” katanya.

Sementara itu, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama mengatakan, perlindungan dalam prinsip syariah juga merupakan bentuk kepedulian dan amanah untuk saling menjaga.

“Bagi Prudential Syariah, perlindungan bukan hanya tentang menghadapi risiko, tetapi juga tentang ikhtiar untuk menjaga diri dan orang-orang yang kita cintai. Di balik setiap keputusan untuk memiliki perlindungan, terdapat amanah untuk menjaga keluarga dan mempersiapkan masa depan,” terang Vivin.

Dia menjelaskan, semangat perlindungan tersebut juga diwujudkan melalui prinsip tolong-menolong atau ta’awun antarpeserta. Kontribusi melalui dana tabarru’ menjadi bagian dari mekanisme gotong royong untuk membantu peserta lain yang membutuhkan.

“Melalui ‘Janji, jadi nyata’, kami ingin menunjukkan bahwa komitmen tersebut diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk dengan memberikan perlindungan dan manfaat ketika dibutuhkan,” katanya.

KISAH PENYINTAS KANKER
Pesan kampanye tersebut turut tercermin dari pengalaman Judith T., 44, nasabah Prudential Indonesia asal Jakarta yang merasakan langsung manfaat perlindungan ketika menghadapi risiko kesehatan.

Judith sebelumnya pernah memiliki polis Prudential, tetapi sempat menghentikan perlindungannya. Seiring waktu, kesadaran bahwa kondisi kesehatan sulit diprediksi mendorongnya kembali menjadi nasabah Prudential Indonesia pada awal 2024.

Meski mengalami beberapa kali penyesuaian premi, Judith memilih mempertahankan perlindungannya karena menilai proteksi kesehatan merupakan bagian penting dari perencanaan masa depan.

Keputusan tersebut semakin dirasakan manfaatnya ketika Judith didiagnosis kanker pada akhir 2025. Perlindungan yang dimilikinya membantu dirinya menjalani proses perawatan.

“Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dengan kesehatan kita. Ketika akhirnya saya membutuhkan perlindungan ini, saya benar-benar merasakan manfaatnya dan merasa sangat terbantu,” sebut Judith.

Pengalaman tersebut membuat Judith semakin yakin bahwa mempertahankan perlindungan merupakan keputusan yang tepat. Baginya, memiliki perlindungan sejak awal bukan semata-mata untuk menghadapi kemungkinan terburuk, tetapi juga memberikan ketenangan dalam menjalani kehidupan dan tetap mendampingi keluarga.

Prudential menilai pengalaman Judith menunjukkan pentingnya perlindungan sebagai bagian dari persiapan menghadapi risiko dan ketidakpastian. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai solusi perlindungan dan kesehatan, inovasi, layanan klaim, serta pendampingan tenaga pemasar sesuai kebutuhan nasabah dan peserta.

PENYALURAN KLAIM
Bagi Prudential, salah satu bentuk nyata dalam menepati janji adalah hadir ketika nasabah dan peserta membutuhkan perlindungan. Sepanjang 2025, Prudential Indonesia membayarkan total klaim dan manfaat sebesar Rp16 triliun kepada 332.122 penerima manfaat. Pada periode yang sama, Prudential Syariah menyalurkan klaim sebesar Rp2,2 triliun kepada 68.922 penerima manfaat.

Komitmen tersebut berlanjut pada kuartal I 2026. Prudential Indonesia membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp4,4 triliun kepada 161.194 penerima manfaat, sedangkan Prudential Syariah menyalurkan Rp529 miliar kepada lebih dari 21 ribu penerima manfaat.

Selain tercermin dari pembayaran klaim dan manfaat, komitmen tersebut juga tercermin dari tingkat kepercayaan masyarakat. Berdasarkan survei independen, Prudential Syariah menempati posisi No.1 dalam Brand Preference dan rekomendasi peserta atau relationship Net Promoter Score (rNPS) di industri asuransi jiwa syariah Indonesia.

Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa pengalaman memperoleh manfaat perlindungan turut menjadi bagian dari pertimbangan keluarga Indonesia dalam memilih dan merekomendasikan layanan perlindungan.

Melalui kampanye “Janji, jadi nyata”, Prudential menegaskan kembali bahwa perlindungan bukan sekadar keputusan finansial, melainkan bentuk nyata dari komitmen untuk menjaga kesehatan, keluarga, serta berbagai rencana masa depan yang ingin diwujudkan.  (E-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |