Puluhan Ribu Migran Terobos Perbatasan Ceuta Spanyol, 57 Orang Dilaporkan Tewas.(JORGE GUERRERO / AFP)
MENTERI Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares, menegaskan bahwa hampir seluruh imigran yang sebelumnya menembus wilayah kantong Ceuta saat ini telah dikembalikan ke Maroko. Albares juga menyerukan agar seluruh bentuk misinformasi terkait krisis perbatasan tersebut segera dihentikan.
"Kunjungan dari Ceuta dan Melilla ke Spanyol daratan tidak mungkin dilakukan tanpa identifikasi pada pos pemeriksaan kepolisian," tegas Albares melalui akun media sosial resminya di X, Jumat.
Ia menekankan bahwa sistem keamanan di kawasan batas terdepan Uni Eropa tersebut berada dalam kendali penuh penegak hukum.
"Integritas area Schengen dapat dijamin penuh. Hentikan semua misinformasi yang disengaja," kata Albares.
Sebelumnya, kantor berita Spanyol, EFE, melaporkan bahwa ratusan imigran terus bergerak melintasi perbatasan keluar dari Ceuta untuk kembali ke Maroko. Pemulangan massal ini berjalan seiring dengan adanya kesepakatan repatriasi bilateral antara Pemerintah Spanyol dan Maroko.
Selain tindakan repatriasi, para imigran juga memutuskan kembali lantaran toko-toko, pasar swalayan, hingga restoran di Ceuta banyak yang memilih tutup imbas situasi darurat, sehingga mereka kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan dan air minum.
Guna mengantisipasi gelombang susulan, Garda Sipil Spanyol bersama satuan militer Regulares No. 54 dari Angkatan Darat Spanyol kini disiagakan dan dikerahkan secara ketat di sepanjang kawasan pantai Tarajal untuk menghalau imigran yang mencoba menembus lewat jalur laut.
Otoritas Spanyol mencatat krisis migrasi di Ceuta sejauh ini telah menelan sedikitnya 57 korban jiwa.
Sementara itu, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, menyampaikan sikap keras atas eksodus massal dari wilayah Afrika Utara tersebut. Sanchez menyebut serbuan imigran ke Ceuta sejak Kamis sebagai tindakan "serangan" sekaligus "pelanggaran terhadap keutuhan wilayah Spanyol."
Ia berjanji pihak pemerintah akan mengambil tindakan cepat untuk memulihkan ketertiban dan situasi keamanan di perbatasan secepat mungkin.
(Ant/Anadolu/P-4)
















































