Harga Minyak Ambles 4,71 Persen ke US$98,83 per Barel

6 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Harga minyak dunia jatuh ke level terendah dalam dua pekan pada perdagangan Senin (25/5), setelah muncul optimisme Amerika Serikat (AS) dan Iran semakin dekat menuju kesepakatan damai yang berpotensi membuka kembali jalur distribusi energi melalui Selat Hormuz.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent turun US$4,71 atau 4,55 persen menjadi US$98,83 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat merosot US$4,57 atau 4,73 persen ke level US$92,03 per barel.

Kedua kontrak tersebut sempat menyentuh level terendah sejak 7 Mei pada awal sesi perdagangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penurunan harga minyak dipicu pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Washington dan Iran telah 'sebagian besar merundingkan' nota kesepahaman menuju perjanjian damai.

Kesepakatan tersebut disebut berpotensi membuka kembali Selat Hormuz yang sebelum konflik berlangsung menjadi jalur sekitar seperlima pengiriman minyak dan gas alam cair dunia.

Meski demikian, negosiasi kedua negara masih menghadapi sejumlah persoalan sulit. Trump pada Minggu (24/5) mengatakan dirinya telah meminta tim perunding AS agar tidak terburu-buru menyepakati perjanjian dengan Iran.

[Gambas:Youtube]

Analis MST Marquee Saul Kavonic mengatakan pasar mulai melihat peluang meredanya ketegangan geopolitik yang selama ini menopang kenaikan harga minyak.

"Terlepas dari berbagai risiko dan tantangan yang masih tersisa terkait kesepakatan damai dan Selat Hormuz, kini ada secercah harapan yang dapat membawa sedikit kelegaan harga minyak dalam jangka pendek," ujar Kavonic.

Meski optimisme mulai muncul, para analis memperkirakan dibutuhkan waktu berbulan-bulan hingga arus distribusi minyak melalui Selat Hormuz kembali normal sepenuhnya.

Selain itu, fasilitas minyak dan gas yang rusak akibat konflik juga diperkirakan memerlukan waktu pemulihan yang tidak singkat sebelum pasokan energi global benar-benar stabil kembali.

(ldy/ins)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |