Pesepak bola Persebaya Surabaya Mihailo Perovic (tengah) menendang bola yang coba diadang pesepak bola PSBS Biak Iqbal Hadi Perdana (kedua kanan) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/5/2026).(Antara)
PEMINDAHAN laga Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 di Bali mendapat respons positif dari Persebaya Surabaya. Pemindahan ini dinilai mengurangi risiko yang tidak perlu (unnecessary risk).
“Saya termasuk yang mendukung keputusan semifinal dan final di tempat netral,” kata CEO Persebaya Azrul Ananda di Surabaya, Minggu (2/8).
Menurutnya, usai laga melawan Port FC, Azrul mengaku Maruarar Sirait, Ketua Sterring Commitee), Eri Cahyadi, Walikota Surabaya, dan Pak Sekdaprov Adhy Karyono, sudah berbincang panjang.
Bahkan Eri Cahyadi dan Adhy Karyono Sekda menyatakan selalu siap apabila harus diselenggarakan di Surabaya. Khususnya untuk laga final.
“Justru saya salah satu yang mengusulkan supaya di tempat netral. Bukan hanya karena siapa yang bertanding. Tapi juga karena jadwal yang akan mepet antara semifinal dan final,” katanya.
Jadi, tegasnya, kedua babak itu sebaiknya di tempat yang sama, sehingga tidak ada satu pun tim yang dirugikan karena perpindahan lokasi. “Dengan situasi ini, kita harus bisa mengesampingkan segala ego,” ungkap Azrul.
Bagaimana pun ini adalah pramusim. Jangan sampai terjadi unnecessary risk yang kemudian justru berdampak pada musim sebenarnya.
“Saya berterima kasih kepada Eri Cahyadi, yang sangat total untuk Persebaya menyongsong musim nanti. Juga Pak Sekda yang selalu hadir memberikan support,” katanya.
Laga Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 akhirnya diputuskan di Bali. Seluruh pertandingan akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Untuk semifinal diadakan Tanggal 4 Agustus 2026, sedangkan Final akan digelar pada 8 Agustus 2026.
Babak semifinal Piala Presiden 2026 akan diikuti oleh Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Arema FC, dan Persija Jakarta.
Keputusan semifinal dan final disampaikan Ketua Steering Committee Piala Presiden, Maruarar Sirait di Balai Kota Surabaya, Minggu (2/8), setelah melakukan koordinasi dengan Ketua Umum PSSI Eric Tohir.(FL/E-4)
















































