FIFA ASEAN CUP(Instagram/@fifaaseancupofficial)
INDONESIA akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 sebagaI turnamen baru yang masuk dalam kalender resmi FIFA. Kehadiran kompetisi tersebut membawa sejumlah perubahan mendasar dibandingkan ASEAN Championship atau Piala AFF yang selama ini menjadi ajang sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara.
Turnamen perdana tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23 September hingga 3 Oktober 2026. Seluruh anggota federasi Asia Tenggara (AFF) dipastikan ambil bagian dan FIFA juga membuka kesempatan bagi sejumlah negara Asia untuk tampil sebagai peserta undangan.
Hasil undian mulai terungkap pada Rabu (29/7). Kompetisi dibagi ke dalam dua kasta yakni Premier Division dan Challenge Division.
Indonesia masuk Premier Division Grup A bersama India, Malaysia, dan Singapura. Sementara Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina. Seluruh pertandingan Premier Division akan dimainkan di Indonesia.
Menurut laporan, Tiongkok sempat masuk dalam daftar negara yang diundang tampil di Premier Division. Namun, mereka tidak bisa ambil bagian pada edisi perdana ini.
Sementara itu, Challenge Division akan berlangsung di Hong Kong. Grup A dihuni Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam sedangkan Grup B diisi Kamboja, Laos, dan Timor Leste.
Dengan undian seperti itu, kompetisi mengalami perbedaan jika dibandingkan dengan Piala AFF. Premier Division diikuti tim dengan peringkat terbaik di kawasan sedangkan Challenge Division diikuti negara-negara dengan peringkat lebih rendah.
Indonesia menjadi salah satu peserta unggulan sekaligus tuan rumah Premier Division. Kehadiran negara undangan dari luar Asia Tenggara juga diharapkan meningkatkan kualitas persaingan sekaligus memperluas daya tarik turnamen.
Perbedaan paling mencolok antara FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF terletak pada status kompetisinya. FIFA ASEAN Cup telah masuk ke dalam kalender resmi FIFA sehingga seluruh klub wajib melepas pemain yang mendapat panggilan membela timnas masing-masing.
Situasi tersebut berbeda dengan Piala AFF yang selama ini tidak berada dalam kalender FIFA. Akibatnya, sejumlah klub kerap sulit melepas pemain karena turnamen berlangsung di luar agenda resmi FIFA. Di FIFA ASEAN Cup, pemain-pemain terbaik di masing-masing tim dipastikan bisa tampil. (H-4)
















































