Pesepak bola Timnas Indonesia Sandy Walsh (kiri) bersama pesepak bola lainnya mengikuti sesi latihan di Stadion Madya, Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (26/7/2026). Timnas Indonesia menjalani latihan menjelang laga Indonesia melawan Kam(ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/agr)
PELATIH timnas Indonesia John Herdman meminta anak asuhnya tidak terlena setelah kemenangan telak atas Kamboja pada laga pembuka Grup A ASEAN Hyundai Cup atau Piala AFF 2026. Menurutnya, pertandingan Indonesia vs Timor Leste jauh lebih sulit.
Timnas Indonesia akan bentrok menghadapi Timor Leste pada laga kedua Grup A di Stadion Chonburi, Tailan, Jumat (31/7). Tim Garuda datang dengan modal kemenangan meyakinkan 5-1 atas Kamboja berkat hattrick Mitchell Baker.
Herdman menegaskan fokus timnya kembali memastikan tiga poin demi menjaga langkah menuju babak berikutnya. Ada peluang pelatih asal Inggris itu untuk melakukan rotasi.
"Semua pemain melewati pertandingan pembuka tanpa mengalami cedera, yang tentunya merupakan hal positif sehingga saya memiliki skuad lengkap untuk dipilih," kata Herdman.
Herdman mengakui kondisi Indonesia sedikit berbeda karena harus menempuh perjalanan menuju Thailand sedangkan Timor Leste sudah lebih dulu memainkan dua pertandingan sehingga mulai menemukan ritme kompetisi.
Timor Leste mengawali turnamen dengan kekalahan telak 0-7 dari Vietnam. Namun, performa mereka meningkat pada laga berikutnya meski kembali kalah 0-2 dari Singapura. Perkembangan itu menjadi perhatian serius Herdman.
Herdman menyebut laga kontra Timor Leste bukan soal mencetak banyak gol. Dia meminta skuad Garuda tetap fokus pada target utama yaitu tiga poin.
"Setiap pertandingan berbeda. Timor Leste terus berkembang seiring berjalannya turnamen, dan menurut saya penampilan mereka dalam pertandingan sebelumnya sangat kuat," ucap Herdman.
"Saya memperkirakan kami akan menghadapi tim yang lebih baik. Setelah bermain bersama dalam dua pertandingan, mereka akan semakin memahami taktik dan rekan setim mereka pada laga ketiga. Kami tidak boleh meremehkan Timor Leste," tegas Herdman.
Di kubu Timor Leste, pelatih Ze Pedro mengakui timnya akan menghadapi tantangan berat. Dia menilai Indonesia bukan hanya berbahaya karena ketajaman Mitchell Baker yang mencetak hattrick saat melawan Kamboja tetapi juga karena kekuatan kolektif yang dimiliki skuad Garuda. Meski demikian, ia memastikan Timor Leste tidak akan datang hanya untuk bertahan.
"Kami memperkirakan pertandingan sulit karena menghadapi tim yang sangat kuat. Indonesia mencatat kemenangan meyakinkan atas Kamboja dan mereka sangat terorganisasi dan tentu akan bertekad untuk kembali menang," ungkap Ze Pedro.
"Kami akan berusaha memberikan yang terbaik, tetap terorganisasi, kompak dan fokus, serta semoga dapat memberikan respons yang kuat besok," katanya.
Ze Pedro juga menegaskan Indonesia tidak akan terpaku menjaga Baker seorang diri. Menurutnya, Indonesia ialah tim yang kuat secara kolektif.
"Mereka sangat dinamis dalam menyerang yang dapat menimbulkan kebingungan dan membuat mereka sangat sulit untuk dihadapi," pungkasnya. (H-4)
















































