Warga berada di dekat tumpukan kayu dan pohon yang terbawa banjir bandang di Desa Avolua, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (26/8/2026). Material tersebut terbawa arus deras dan menumpuk di sekitar permukiman warga. (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Rifki Hasan)
Prajurit TNI AD membantu membersihkan rumah warga yang terdampak banjir bandang di Desa Avolua, Kabupaten Parigi Moutong. BPBD Parigi Moutong mendata sebanyak 12 rumah mengalami kerusakan akibat bencana tersebut. 50 rumah juga dilaporkan terendam lumpur, sementara warga mulai membersihkan sisa material yang terbawa arus. (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Rifki Hasan)
REPUBLIKA.CO.ID, PARIGI MOUTONG -- Banjir bandang meninggalkan jejak kerusakan di Desa Avolua, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Material kayu, batang pohon, lumpur, dan sedimentasi terbawa arus hingga menerjang rumah warga dan menutup akses jalan. Kondisi tersebut terlihat pada Rabu (26/8/2026), saat warga mulai menghadapi dampak banjir dan membersihkan sisa material yang terbawa arus.
Berdasarkan pendataan BPBD Parigi Moutong, banjir bandang menyebabkan 12 rumah rusak dan 50 rumah terendam lumpur. Selain permukiman, sekitar 500 meter ruas Jalan Trans Sulawesi juga tertutup material sedimentasi sehingga mengganggu akses transportasi.
sumber : Antara Foto

3 hours ago
2













































