Kadin Jabar Menggebrak, Almer Faiq Rusydi Antarkan Groundbreaking PSEL Legok Nangka

2 weeks ago 17
Kadin Jabar Menggebrak, Almer Faiq Rusydi Antarkan Groundbreaking PSEL Legok Nangka Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka.(ISTIMEWA)

LANGKAH nyata melakukan akselerasi investasi dan pengelolaan lingkungan berbasis energi terbarukan di Jawa Barat dimulai.

Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka melaksanakan groundbreaking infrastruktur Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) serta penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Pengembangan Waste to Energy di Jawa Barat, Rabu (29/7).

Agenda strategis nasional ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, jajaran kementerian/lembaga terkait, para perwakilan negara sahabat (Jepang, Belanda, Jerman), lembaga donor internasional (JICA, IFC, ADB, World Bank), hingga jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Barat.

Turut hadir memenuhi undangan resmi Pemprov Jawa Barat, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi. Pria ini diketahui terus konsisten berdiri di barisan depan untuk mengawal dan memastikan iklim investasi di Jawa Barat tetap kondusif, aman, dan terealisasi secara nyata.

Kehadiran PSEL Legok Nangka bukan sekadar solusi atas persoalan sampah di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya, melainkan juga tonggak penting masuknya investasi hijau berbasis teknologi tinggi di Jawa Barat.

Di bawah kepemimpinan Ketum Almer Faiq Rusydi, Kadin Jawa Barat aktif menjembatani sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan badan usaha pelaksana yautu Sumitomo Corporation,


RUMAH AMAN INVESTASI


"Realisasi peletakan batu pertama PSEL Legok Nangka adalah bukti konkret bahwa Jawa Barat adalah rumah yang aman, ramah, dan sangat potensial bagi investasi skala global. Kadin Jawa Barat berkomitmen penuh untuk terus mengawal setiap tahap investasi strategis, mulai dari perencanaan hingga implementasi di lapangan," ujar Almer

Pengembangan fasilitas Waste to Energy di TPPAS Regional Legok Nangka ini melibatkan konsorsium global dan lokal, didukung oleh penjaminan infrastruktur nasional serta keterlibatan berbagai lembaga keuangan dunia.

Kadin Jawa Barat menilai bahwa keberhasilan eksekusi proyek berteknologi ramah lingkungan ini memberikan sinyal positif bagi para investor global bahwa iklim investasi di Jawa Barat sangat solid.

Pengawalan ketat dan keberpihakan Kadin Jabar terhadap kepastian hukum serta kemudahan berusaha menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan para penanam modal.

"Dengan dimulainya pembangunan PSEL Legok Nangka, Kadin Jawa Barat optimistis proyek ini tidak hanya menyelesaikan permasalahan lingkungan dan menghasilkan energi bersih, tetapi juga menciptakan multiplier effect ekonomi bagi masyarakat Jawa Barat melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan pelibatan dunia usaha daerah," tegas Almer.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |