Konektivitas Internet Satelit Perkuat Mitigasi Bencana dan Pelayanan Desa di Sukabumi

2 weeks ago 3
Konektivitas Internet Satelit Perkuat Mitigasi Bencana dan Pelayanan Desa di Sukabumi Kabupaten Sukabumi jadi lokasi pengembangan konektivitas internet untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana.(MI/BENNY BASTIANDY)

PALANG Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, bersama Atma Connect dan didukung Internet Society Foundation mengembangkan perluasan konektivitas internet berbasis komunitas.

Upaya itu untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan desa berbasis digital.

Fase pertama, program bertajuk 'Mengembangkan Model Ketahanan Internet Berbasis Komunitas yang Berkelanjutan untuk Penanggulangan Bencana' ini telah diterapkan di Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung dan Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung. Pada fase kedua, program diperluas ke lima desa yang tersebar di Kecamatan Purabaya, Cidolog, dan Curugkembar.

Di Desa Citamiang, Kecamatan Purabaya, manfaat program mulai dirasakan secara nyata. Konektivitas internet memungkinkan relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) menerima informasi secara lebih cepat dan mengirim laporan kondisi lapangan secara real time.

Selain itu bisa mempercepat koordinasi dengan PMI dan pemerintah desa serta memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat melalui berbagai platform digital yang dikembangkan Atma Connect.

Relawan Sibat Desa Citamiang, Lukman Hakim, mengatakan sebelum ada dukungan internet berbasis satelit, para relawan Sibat kerap terkendala jaringan saat menyampaikan informasi kepada sesama relawan maupun masyarakat.

"Keterbatasan jaringan membuat komunikasi tidak selalu berjalan lancar, sehingga penyampaian informasi kebencanaan kadang terlambat diterima," paparnya, Kamis (30/7).

Menurut di, kondisi tersebut kini berubah. Kecepatan komunikasi membuat proses mitigasi dan penanganan awal bencana menjadi lebih efektif.

"Sekarang proses komunikasi jauh lebih cepat dan efektif. Kami bisa segera menerima informasi, melaporkan kondisi di lapangan, berkoordinasi dengan PMI dan pemerintah desa, sekaligus memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat. Saat situasi darurat, kecepatan informasi sangat menentukan proses penanganan," terangnya.


PEMERINTAHAN DESA


Sekretaris Desa Citamiang, Nenda Shopiya Aspari, mengatakan hampir seluruh penyelenggaraan pemerintahan desa saat ini telah berbasis aplikasi. Kondisi itu membutuhkan dukungan koneksi internet yang stabil.

"Program ini sangat bermanfaat untuk mendukung berbagai program desa. Selain untuk penyebaran informasi kebencanaan dan memperkuat koordinasi saat terjadi bencana, internet juga menjadi kebutuhan utama dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Saat ini hampir seluruh penunjang kerja pemerintahan desa berbasis aplikasi yang sangat membutuhkan koneksi internet," kata Nenda.

Menurut Nenda, di wilayahnya, jaringan internet digunakan menginput data Profil Desa dan Kelurahan (Prodeskel), administrasi keuangan desa, pengelolaan data aset desa, hingga pengajuan bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu melalui aplikasi SIKS-NG Kementerian Sosial yang dioperasikan petugas desa.

"Selain itu, koneksi internet juga sangat membantu pelaksanaan rapat secara daring, pelatihan, dan berbagai kegiatan di aula desa yang membutuhkan akses internet," ujarnya.

Direktur Program Atma Connect, Alpan R Kasdar, mengatakan internet berbasis satelit dipilih karena mampu tetap beroperasi ketika jaringan komunikasi konvensional mengalami gangguan akibat bencana. Fase kedua program tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat sebagai pelaku utama mitigasi bencana di tingkat desa.

"Fase pertama sukses di dua desa di Kabupaten Sukabumi. Sekarang kami kembangkan ke lima desa di tiga kecamatan. Tidak hanya memasang internet di desa rawan bencana, tetapi juga memberikan pelatihan kepada relawan agar mampu memanfaatkan teknologi untuk mempercepat proses mitigasi dan penanggulangan bencana," pungkasnya.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |