Franco Baresi meninggal dunia pada 31 Juli 2026.(Dok. These Fotball Times)
Legenda AC Milan, Franco Baresi, dikonfirmasi meninggal dunia pada 31 Juli 2026 dalam usia 66 tahun. Kabar duka ini disampaikan secara resmi oleh pihak klub melalui penghormatan khusus bertajuk "Franco Baresi Forever".
Berdasarkan data yang dihimpun, Baresi mengembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan penyakit berkepanjangan yang berkaitan dengan kondisi onkologis pada paru-paru. Meski demikian, pihak keluarga maupun AC Milan belum merilis detail medis spesifik mengenai penyebab langsung kematiannya, seperti komplikasi gagal napas atau infeksi tertentu.
Riwayat Medis Franco Baresi
Perjalanan medis sang kapten legendaris dimulai pada tahun 2025 ketika dokter menemukan nodul pada paru-parunya dalam pemeriksaan rutin. Baresi sempat menjalani operasi minimal invasif untuk mengangkat nodul tersebut, yang awalnya dinyatakan berhasil tanpa komplikasi.
Pasca-operasi, tim onkologi menyarankan Baresi untuk menjalani imunoterapi konsolidasi. Namun, laporan dari media Italia menyebutkan bahwa kondisi kesehatannya mulai menurun secara signifikan dalam satu tahun terakhir setelah perjuangan melawan penyakit tersebut.
Meskipun kondisi onkologis pada paru-paru telah dikonfirmasi, informasi mengenai jenis kanker secara spesifik, stadium, maupun komplikasi akhir belum dipublikasikan secara resmi oleh otoritas medis terkait.
Klarifikasi Rumor Kematian
Sebelum pengumuman resmi pada 31 Juli, sempat beredar kabar hoaks mengenai kematian Baresi pada 29 Juli 2026. Saat itu, AC Milan membantah rumor tersebut namun mengakui bahwa Baresi memang sedang berada dalam kondisi kesehatan yang sangat kritis.
Dua hari setelah bantahan tersebut, klub akhirnya memberikan konfirmasi resmi mengenai kepergian sang legenda. Dunia sepak bola kini berduka atas hilangnya salah satu bek terbaik sepanjang masa yang telah mendedikasikan seluruh karier profesionalnya untuk Rossoneri. The Sun/ACMilan.com/(Z-10)
















































